Connect With Us

Gara-gara Komorbid, Banyak Lansia di Tangsel Tidak Bisa Divaksin

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 21 Februari 2022 | 15:59

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie meninjau vaksinasi di Kampung Dhuha Ar-Raudhah, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin 21 Februari 2022. (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menyebut banyak warga lanjut usia (lansia) yang tidak bisa divaksin Covid-19 karena memiliki komorbid atau penyakit bawaan.

Hal ini membuat capaian vaksinasi bagi lansia belum optimal. Karena itu vaksinasi di Tangsel masih terus digencarkan.

“Diutamakan untuk lansia, karena persentasenya masih di bawah yang lain. Lansia ini banyak yang memiliki komorbid, sehingga banyak yang belum bisa divaksin," ungkapnya saat meninjau vaksinasi di Kampung Dhuha Ar-Raudhah, Kelurahan Benda Baru, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin 21 Februari 2022.

Diketahui, lansia yang sudah vaksinasi di Tangsel ada sekitar 72 persen dosis pertama, serta 63 persen untuk dosis kedua. Dibandingkan dengan yang lain, persentasinya lebih tinggi.

Dengan demikian, Benyamin menyampaikan harapan kepada lansia yang memiliki riwayat komorbid serta tidak dapat menerima vaksin, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Saya sih berharap bahwa lansia yang karena komorbid tidak bisa divaksin, itu tetap patuhi protokol kesehatan,” ujarnya.

Sementara kegiatan vaksinasi hari ini ditargetkan sebanyak 150 orang terdiri dari lansia dan dewasa serta anak-anak.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

BANTEN
Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Awal Zulhijah 1447 H Dipantau di 88 Titik, Pantai Anyer Jadi Lokasi Rukyatul Hilal di Banten

Jumat, 15 Mei 2026 | 14:08

Kementerian Agama RI akan melakukan pemantauan hilal awal Zulhijah 1447 Hijriah di 88 titik yang tersebar di seluruh Indonesia pada 17 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill