Connect With Us

Pelaku Pencabulan Anak di Ciputat Tangsel Ditangkap

Tim TangerangNews.com | Jumat, 4 Maret 2022 | 13:42

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan merilis kasus pencabulan anak di bawah umur yang terjadi di Ciputat, Tangsel. (@TangerangNews / Foto: PMJNews)

TANGERANGNEWS.com–Aparat Polda Metro Jaya dan Polres Tangerang Selatan berhasil menangkap seorang pria berinisial RR, 43, dalam perkara dugaan tindak pidana perbuatan asusila terhadap anak perempuan berusia tujuh tahun di Ciputat, Tangsel.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jumat 4 Maret 2022, mengatakan kasus kekerasan seksual tersebut terjadi pada Jumat 25 Februari 2022, di lokasi proyek pembangunan perumahan Adipati Sudimara, Ciputat. 

Saat itu, jelas Zulpan, tersangka melihat dan memanggil korban yang sedang bermain di area proyek, kemudian membawa anak tersebut masuk ke dalam pos satpam kosong di lokasi proyek. 

"Pelaku memberikannya minuman beralkohol. Jadi ini juga termasuk minuman keras yang mengakibatkan akhirnya korban tidak sadarkan diri," ujar Zulpan seperti dikutip dari PMJNews.

Zulpan melanjutkan, setelah korban tidak sadarkan diri, pelaku melancarkan aksi. Kemudian, korban memberitahukan kejadian itu kepada orang tua yang melanjutkan membuat laporan ke kepolisian.

Selanjutnya, petugas meringkus tersangka RR berdasarkan laporan orang tua korban dan hasil pemeriksaan. Sejumlah barang bukti turut diamankan di antaranya potongan celana, dress panjang, pakaian dalam serta hasil visum dari korban.

Polisi menjerat RR dengan Pasal 82 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp5 miliar.

Lebih jauh Zulpan mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui atau menjadi korban kasus serupa untuk tidak segan melapor ke polisi agar para pelaku kekerasan terhadap anak tidak bebas berkeliaran.

"Tentunya kita berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Kami mengimbau kalau ada korban agar tidak takut melapor ke kepolisian agar bisa menangkap para pelaku atau predator kekerasan seksual terhadap anak ini," terang dia.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

OPINI
Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Supervisi yang Membina, Bukan Sekadar Menilai

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:29

Bagi sebagian guru, kata “supervisi” masih terdengar seperti jadwal ujian: tegang, penuh persiapan dadakan, lalu lega ketika selesai. Padahal supervisi dirancang untuk membantu guru bertumbuh. Jika hanya berhenti pada pengisian instrumen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill