Connect With Us

Ditembak di Pemancingan, Pelaku Pencabulan Tangsel Ternyata Pedofil

Rachman Deniansyah | Selasa, 1 Desember 2020 | 18:09

Pelaku pencabulan berinisial SA, 30 saat di dampingi jajaran Polres Tangsel di Mapolres Tangsel, Selasa (1/12/2020). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pelaku pencabulan yang beraksi di wilayah Jurangmangu Timur, Pondok Aren, Tangerang Selatan, ternyata sengaja mengincar anak di bawah umur. 

Pelaku berinisial SA, 30 yang ditangkap lantaran telah mencabuli anak perempuan berusia 10 tahun itu diduga memiliki kelainan seksual, yakni sebagai seorang pedofil. 

"Jadi motifnya memang tersangka memiliki ketertarikan kepada perempuan, terutama terhadap anak di bawah umur," ujar Kasat Reskrim Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra di Mapolres Tangsel, Selasa (1/12/2020). 

Tersangka, kata Angga, telah menjalankan aksi pencabulan terhadap anak di bawah umur sebanyak empat kali. 

"Korban dan tersangka tidak ada hubungan sama sekali, dari dua modusnya itu tersangka sengaja berputar-putar mencari korban secara acak," tuturnya. 

Selain pelaku pencabulan terhadap anak, Angga mengatakan,  pelaku juga telah menjadi dalang atas tindak pidana lainnya.

"Kemudian melakukan empat kali begal payudara dari periode 2019 sampai 2020 bertempat di wilayah Ciputat, Pamulang dan Kebayoran Lama. Tersangka juga tiga kali melakukan pencurian handphone dan salah satunya korban merupakan pesepeda," tuturnya. 

Pelaku yang telah menjalankan aksinya sejak tahun lalu itu, terpaksa harus dihadiahi tembakan oleh petugas hingga timah panas bersarang di kaki sebelah kanannya. 

Pelaku berhasil ditangkap di salah satu tempat pemancingan di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (27/11/2020) lalu.

"Tersangka ketika dilakukan penangkapan melakukan perlawanan, jadi kita lakukan tindakan tegas terukur," katanya. (RED/RAC)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANTEN
Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Kemarau Ekstrem, Pemprov Banten Kaji Penetapan Status Siaga Bencana Kekeringan

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:41

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berencana menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan, menyusul banyaknya kebakaran dan kekurangan air bersih akibat fenomena El Nino Godzilla yang melanda wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill