Connect With Us

Pelaku Pencabulan Masih Berkeliaran, Warga Cipadu Tangsel Resah

Rachman Deniansyah | Kamis, 26 November 2020 | 19:11

Ilustrasi Pencabulan. (@TangerangNews / Istimewa)

 

TANGERANGNEWS.com-Kasus pelecehan seksual atau pencabulan yang mengincar para anak di bawah umur kembali terjadi di Tangerang Selatan.

 

Kali ini, kasus pencabulan itu menimpa seorang anak perempuang berusia 10 tahun, di wilayah Kelurahan Jurangmangu Timur, Kecamatan Pondok Aren, Tangsel, Rabu (18/11/2020) lalu. 

 

Hal itu pun sontak membuat warga sekitar terutama para orang tua merasa resah dan khawatir. Pasalnya, kejadian itu terjadi saat korban dan teman seusianya tengah bermain. 

 

Kekhawatiran itu pun semakin memuncak, ketika salah satu warga menyebut bahwa terduga pelaku dengan ciri-ciri badan yang gempal itu sempat kembali ke sekitar lokasi, beberapa waktu lalu setelah menjalankan aksinya. 

 

"Waktu kejadian saya melihat. Saya kira saudaranya, tapi ternyata itu pelaku. Bahkan kamarin-kemarin pelaku sempat balik lagi ke sini," ujar wanita penjual makanan yang akrab disapa Uni saat di lokasi, Kamis (26/11/2020). 

Hal senada diungkapkan Rahmawati, 36, seorang ibu yang anaknya juga sempat dibawa pelaku bersama korban. 

 

"Ya ngeri banget. Kemarin Sabtu atau Minggu pelaku datang lagi. Pakai motor dan baju yang sama. Tapi waktu itu dia tidak kelihatan bawa anak kecil lagi," katanya saat ditemui di kediamannya. 

 

Dengan demikian, ibu tiga anak itu pun kini mulai melarang anaknya untuk bermain jauh dari rumahnya. 

 

"Ya kita ngeri, apalagi ini banyak anak-anak. Sekarang anak saya sudah tidak saya bolehkan main jauh-jauh," ujar wanita yang akrab disapa Wati tersebut. 

 

Ia berharap agar pelaku yang kini masih bergerak bebas itu untuk segera ditangkap. Ia khawatir akan terjadi hal serupa di luar sana. 

 

"Karena kan ya, namanya anak segitu, kalau sudah diancam pasti takut. Pengennya sih cepat ketangkap. Takut yang lain jadi sasaran," pungkasnya.

 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh TangerangNews (@tangerangnewscom)

NASIONAL
Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Komisi III DPR Minta Penyelesaian Kasus Pembubaran Ibadah di Tangerang Jangan Dibiasakan Damai

Senin, 21 September 2026 | 20:55

Jagat media sosial dihebohkan dengan video aksi pembubaran kegiatan ibadah jemaat Gereja Kristen Protestan Indonesia (GKPI) oleh sekelompok warga di Desa Mekarsari, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, pada Minggu 20 September 2026.

BANTEN
Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Paguyuban Tionghoa Banten Jajaki Kerja Sama Percepatan Sertifikasi Halal Bersama PHRI

Senin, 21 September 2026 | 21:21

Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Banten menjajaki kerja sama dengan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) untuk mendorong percepatan sertifikasi halal bagi anggota yang bergerak di bidang usaha kuliner.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANDARA
WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

WN China Kendalikan Peredaran Vape Etomidate yang Dijual ke Jule, Untung Rp700 Ribu Per Cartridge

Senin, 21 September 2026 | 18:46

Satuan Reserse Narkoba Polresta Bandara Soekarno-Hatta membongkar jaringan peredaran rokok elektronik (vape) berisi zat berbahaya etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill