Connect With Us

Begini Kondisi 4 Bocah Korban Pencabulan di Pagedangan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 6 Juli 2020 | 14:27

Ilustrasi pencabulan anak. (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Empat anak laki-laki yang menjadi korban pencabulan oknum sekuriti berinisial S, 40, kondisinya memprihatinkan.

Mereka mengalami trauma parah hingga kerap ketakutan ketika bertemu dengan orang asing.

Saat ini, para korban dalam pengawasan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Tangerang.

“Korban mengalami trauma, jadi kalau bertemu dengan orang, dia langsung lari ketakutan,” kata Nadli Rotun, Sekretaris P2TP2A Kabupaten Tangerang, Senin (6/7/2020).

Menurutnya, P2TP2A Kabuaten Tangerang sudah melakukan pendampingan kepada korban dan akan melakukan trauma healing, pada 9 Juli 2020 mendatang.

Baca Juga :

“Minimal sebanyak delapan kali (trauma healing), karena kalau tidak, nanti 10 atau 15 tahun kemudian (korban) akan menjadi predator,” ungkap Nadli.

Pihaknya juga menerima laporan bahwa korban predator S cukup banyak. Namun, sebagian orangtua memilih untuk tidak melaporkan kasusnya.

“Memang infonya banyak, tetapi terkadang para orang tua menyembunyikan. Sebaiknya jujur saja justru ketika diketahui, kita bisa segera melakukan pengobatan kepada korban, ” katanya.

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muharam Wibisono menjelaskan, S ditangkap Kamis (2/7/2020), setelah salah satu orang tua korban bersama pengurus RT/RW di tempat kejadian perkara, mendatangi kediaman tersangka.

Para warga kemudian menggiring S ke Mapolsek Pagedangan untuk dilimpahkan ke Polres Tangerang Selatan.

“Tersangka S diamankan keluarga korban dibawa ke Polsek Pagedangan lalu dilimpahkan ke Polres. Pelaku sudah diamankan Kamis (2/7/2020),” kata Muharam.

Sebelum melakukan aksi bejadnya, S mengajak para korban untuk bermain game di kos-kosannya.

Tersangka mengaku sudah melakukan aksi pencabulan terhadap empat anak. Namun, Polisi masih melakukan pengembangan terhadap keterangan tersebut .

“Sementara pengakuan dari pelaku terhadap 4 korban yang merupakan anak laki-laki di bawah umur,” terang Muharam. (RAZ/RAC)

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

BANTEN
Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Terlalu Lama Menatap Layar Gadget Bisa Picu Digital Eye Strain, Kenali Gejala dan Cara Mencegahnya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 12:57

Kebiasaan menggunakan perangkat digital telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Mulai dari mengecek ponsel setelah bangun tidur, bekerja di depan komputer, hingga menghabiskan waktu dengan media sosial atau menonton tayangan melalui layar.

NASIONAL
Polisi Amankan 65 Orang, Diduga Hendak Tunggangi Demo di DPR

Polisi Amankan 65 Orang, Diduga Hendak Tunggangi Demo di DPR

Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:52

Polda Metro Jaya mengamankan 65 orang yang diduga hendak menunggangi aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis 27 Agustus 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill