15.762 Tanah Wakaf Rumah Ibadah di Banten Belum Bersertipikat
Sabtu, 21 Februari 2026 | 16:50
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat jumlah rumah ibadah di Provinsi Banten ada sebanyak 24.910 bidang.
TANGERANGNEWS.com-Kasus dugaan pencabulan kembali terjadi di wilayah Tangerang Selatan, yang berpredikat sebagai Kota Layak Anak.
Hal tersebut diduga dialami oleh bocah berusia empat tahun asal Pamulang, pada 5 Januari 2022 lalu.
Orang tua korban, Septariandi menuturkan, peristiwa itu baru diketahui setelah dirinya merasa curiga mendapati celana buah hatinya yang berlumuran darah.
Merasa penasaran, ia pun mencoba menanyakan hal itu langsung. Septa pun terkejut, ketika mendengar pengakuan anaknya tersebut.
"Dia cerita kalau jari pelaku masuk ke kemaluannya sampai dicubit," ungkap Septa kepada awak media, dikutip pada Minggu, 16 Januari 2022.
Merasa khawatir atas kondisi putrinya, Septa pun langsung membawanya ke bidan terdekat.
Hasil pemeriksaan tersebut pun membuat Setpa semakin terkejut. Ternyata, terdapat luka di bagian kemaluan putrinya itu.
"Jadi darah yang ada di celananya itu karena ada bagian luka di kemaluannya," tuturnya.
Atas hal yang dialami putrinya itu, Septa pun segera melaporkannya ke pihak berwajib. Laporan tersebut tercatat dengan nomor laporan TBL/B/54/1/2022/SPKT/Polres Tangerang Selatan/Polda Metro Jaya, tertanggal 10 Januari 2022.
Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat jumlah rumah ibadah di Provinsi Banten ada sebanyak 24.910 bidang.
TODAY TAGMenandai perjalanan panjang menuju usia emas 50 tahun, PT Summarecon Agung Tbk kembali menggelar ajang penghargaan bergengsi Summarecon Awards 2026.
Di tengah dinamika industri hospitality, F&B, otomotif, hingga pengembangan bisnis yang semakin kompetitif, JHL Group menegaskan standar kinerja baru melalui gelaran JHL Award 2026.
Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews