Connect With Us

Jumlah SD dan SMP di Tangsel Timpang, Dinas Pendidikan Kaji Solusi 

Tim TangerangNews.com | Selasa, 29 Maret 2022 | 12:36

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Deden Deni. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com–Ketimpangan jumlah sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjadi masalah yang tengah dikaji Dinas Pendidikan Kota Tangsel. 

Berdasarkan data, jumlah SMP di Tangsel hanya sekitar 15 persen dari jumlah SD, sehingga keterserapan alumni SD negeri di SMP negeri terbilang minim. “SDN kita ada 157 dan SMPN ada 24, memang timpang banget,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangsel Deden Deni, Selasa 29 Maret 2022, seperti dilansir dari Republika.

Deden mengatakan, pihaknya saat ini sedang berusaha mencari jumlah ideal antara SD dan SMP, di antaranya dengan mempertimbangkan pembangunan SMP-SMP negeri baru.

Namun, lanjut Deden, perlu dilakukan pengkajian berkaitan dengan keberadaan sekolah-sekolah swasta. “Kita sedang mengkaji jumlah siswa, jumlah yang lulus, dan jumlah sekolah yang ada. Tapi kita harus bijak juga, ada sekolah swasta yang butuh perhatian,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa jangan sampai dibangun SMP negeri, tapi kemudian sekolah swasta menjadi tidak kebagian siswa.

Deden memastikan mengkaji masalah ketimpangan untuk menemukan solusi. Dia mengakui minimnya keterserapan alumni SD negeri di SMP negeri, sehingga pendataan lebih lanjut terhadap SMP swasta bakal segera dilakukan. 

“Ini yang sedang kita hitung, kita tetap mempertimbangkan sekolah-sekolah swasta yang ada di sekitar,” tutur Deden.

SPORT
Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Carlos Pena Bongkar Titik Lemah Persita Usai Dibantai Persijap

Rabu, 13 Mei 2026 | 12:47

Pelatih Carlos Pena mengakui Persita Tangerang sedang menghadapi masalah serius di lini depan setelah kekalahan telak 0-3 dari Persijap Jepara pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/26 di Banten International Stadium.

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

TANGSEL
3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

3 Tukang Parkir Keroyok Sekuriti Supermarket di Pamulang Gegara Tidak Dipinjamkan Motor

Senin, 18 Mei 2026 | 21:24

Tiga orang tukang parkir melakukan pengeroyokan terhadap petugas keamanan di Supermarket Superindo Gaplek, Kelurahan Pondok Cabe Udik, Kecamatan Pamulang. Aksi kekerasan itu dipicu masalah sepele, yakni tidak dipinjamkan sepeda motor.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill