Connect With Us

Bawa Air Keras, 6 Pelajar SMA di Tangsel Mau Ikut Demo ke Jakarta Diamankan

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 11 April 2022 | 18:27

Ilustrasi demo (Wali / TangerangNews)

TANGERANGNEWS.com-Sebanyak enam pelajar SMA yang diduga akan melakukan aksi demonstrasi ke Jakarta dihadang petugas Kepolisian di Pos Pantau Jalan RE Martadinata, Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel, Senin 11 April 2022.

Dari tangan para pelajar itu, Polisi menyita air keras, atribut mahasiswa dan bendera merah putih yang disimpan di tas pelajar SMA itu. 

Kapolsek Pamulang Kompol Endy Mahandika menerangkan, ke enam anak pelajar SMA itu, bukan dalam satu rombongan yang sama dengan mahasiswa. Mereka diamankan dari hasil observasi petugas di Pos Pantau jalan RE Martadinata.

"Pertama dua pelajar berboncengan sepeda motor, mengaku hendak akan pulang ke rumahnya di Ciputat, seusai sekolah di wilayah Depok," jelas Endy.

Karena kecurigaan petugas pos pantau, kedua pelajar itu diperiksa. Dari dalam tasnya petugas mendapati air keras yang disimpan di dalam botol.

  

"Karena kecurigaan bahwa pelajar itu membawa air keras, yang bersangkutan kami amankan. Meski mengakunya ingin pulang ke Ciputat, bukan mau ikut demo," tegas Endy.

Selanjutnya, pengamanan terhadap empat pelajar SMA lain, dilakukan saat petugas pos pantau mendapati empat pelajar menumpang truk terbuka dari wilayah Parung, Bogor.

Petugas sempat mengejar mereka. Namun para pelajar tersebut melarikan diri. Hingga akhirnya mereka berhasil ditangkap.

"Di tasnya terdapat almamater kampus swasta dan bendera merah putih, dari pemeriksaan petugas mereka mendapat ajakan untuk aksi ke Jakarta, dan mereka mengakui hendak ke Jakarta," kata Endy 

Selanjutnya, ke enam pelajar tersebut akan dilakukan pembinaan dan akan diproses sesuai arahan Kapolres Tangsel.

"Berdasarkan arahan pimpinan, mereka akan kami lakukan pembinaan. Nanti kita minta orang tua dan guru mereka yang menjemput. Saat ini ke enam pelajar tersebut, masih dimintai keterangan," jelas Endy.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

BANDARA
Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Haji 2026, Injourney Airports Hadirkan Layanan Mecca Route hingga Embarkasi Terintegrasi

Selasa, 21 April 2026 | 22:00

Kantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.

BANTEN
Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Andra Soni Wanti-wanti ASN Dilarang Titip Siswa di SPMB SMA/SMK Negeri 2026

Selasa, 5 Mei 2026 | 14:48

Gubernur Banten Andra Soni secara tegas melarang keras praktik titip-menitip siswa dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill