Connect With Us

Camilan Kacang Sangrai Keranggan Khas Tangsel Cita Rasanya Berbeda

Tim TangerangNews.com | Sabtu, 16 April 2022 | 17:42

Kacang sangrai Keranggan sudah terkenal sejak zaman Kota Tangerang Selatan belum terbentuk. (@TangerangNews / Rahmat Hidayat)

TANGERANGNEWS.com-Kacang sangrai Keranggan sudah terkenal sejak zaman Kota Tangerang Selatan belum terbentuk. Camilan kacang sangrai Keranggan ini berbeda cita rasanya dengan kudapan kacang sangrai lainnya.

Perbedaannya terletak pada cara pengolahan dengan di sangrai menggunakan pasir, yang menjadi ciri khas tersendiri. Karena cara pengolahannya yang masih tradisional, cita rasa yang dihasilkan pun terasa berbeda dengan kacang sangrai produk lainnya.

Dengan tekstur kulit kacang yang kering dan aroma wangi khas kacang tanah, menjadikan kacang sangrai Kerangan terasa begitu nikmat di lidah. Ada dua jenis kacang sangrai yang tersedia, yakni kacang sangrai kering dan kacang sangrai basah.

''Kacang kering di sangrainya 1 jam, kacang basah setengah jam,” ucap Udin, pelaku usaha kacang sangrai Keranggan saat ditemui TangerangNews, Sabtu 16 April 2022.

 

Udin menuturkan, bahan kacang tanahnya dikirim dari Jawa, karena di Keranggan sudah tidak ada warga yang menanam kacang disebabkan lahan pertanian sudah tidak ada.

“Harga kacang lumayan mahal,  Mas, makanya sekarang produksi juga agak di kurangin,” ungkap Udin.

Adapun hasil dari produksinya didistribusikan ke warung-warung dan pasar di seputar Tangsel dan juga dipasarkan ke berbagai daerah di Jabodetabek.

Kacang sangrai khas Keranggan ini biasa disajikan pada saat acara hajatan dan acara-acara lainnya.

BANTEN
Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian Rombongan Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Senin, 14 September 2026 | 21:42

Pencarian terhadap delapan orang yang terdiri atas lima jurnalis dan tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda dilanjutkan selama tiga hari kedepan.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

BISNIS
Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Logeski Tawarkan Cara Baru Bersihkan Toilet Tanpa Perlu Banyak Menyikat

Minggu, 13 September 2026 | 06:38

Logeski memperkenalkan Logeski Toilet Bowl Cleaner ke pasar Indonesia dengan konsep no-scrub cleaning.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill