Connect With Us

Tiga Bule Hipnotis Kasir Toko Kue di Ciputat Tangsel, Gasak Duit Rp1,5 Juta

Rangga Agung Zuliansyah | Jumat, 6 Mei 2022 | 17:49

Pelaku hipnotis saat melakukan aksinya di toko kue Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tiga Warga Negara Asing (WNA) diduga menghipnotis pegawai toko kue di Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), lalu menggasak uang tunai dari kasir.

Aksi ketiga bule yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan itu terekam CCTV toko dan videonya viral di media sosial.

Aksi pencurian dengan modus hipnotis itu terjadi Rabu 4 Mei 2022, sekitar pukul 19.37 WIB. Dalam video CCTV, terlihat seorang pria bule di depan kasir melakukan pembayaran. Sementara, dua rekannya melihat-lihat kue yang dipajang di kaca etalase toko. 

"Berdasarkan cerita dari kasir saya, awalnya ada tiga bule beli kue red velvet dan membayar dengan uang cash. Kemudian dia membeli lagi kotak kue tema imlek dan membuat kerepotan penjaga toko. Sebenarnya juga sudah aneh, kenapa dia beli box tema imlek," jelas Annisa, pemilik toko, Jumat 6 Mei 2022.

Selain itu, pelaku juga berkali-kali menanyakan produk seperti minuman, lilin dan sebagainya, hingga membuat penjaga toko kerepotan.

"Dia bikin ribet penjaga saya, bolak - balik nanya minuman, nanya lilin. Dan dia transaksi beli lilin seharga Rp15 ribu dan uangnya 100 ribu," terang Annisa.

Selanjutnya, penjaga toko memberikan uang kembalian pada bule tersebut, sebanyak Rp85 ribu yang terdiri dari uang pecahan Rp50 ribu dan beberapa uang receh. Tapi si pelaku menolak uang yang kembalian itu 

"Dia enggak mau duit Rp50 ribu yang dikasih kasir, dikira kasir saya karena uangnya jelek (lecek)," paparnya.

Akhirnya, kasirnya menuruti untuk mengganti uang pecahan Rp50 ribu itu, dengan uang pecahan Rp50 ribu lain yang ada di amplop berisi uang hasil penjualan hari sebelumnya. 

"Uang yang ada di amplop itu uang sales hari kemarin, dia (WNA) bikin ribet dengan nunjuk - nunjuk uang dan dia ambil segepok uang di amplop itu, sambil masih nunjuk - nunjuk uang lainnya. Mungkin dia ngecoh kasir, dikira kasirku uangnya sudah dikembaliin ternyata dia kantongin," jelas Annisa.

Setelah WNA tersebut pergi meninggalkan toko, barulah penjaga toko tersadar kalau uang hasil penjualan hari sebelumnya yang tersimpan di dalam amplop lenyap dibawa WNA itu.

"Beberapa menit bule itu pergi, kasir saya baru sadar kalau amplop tersebut tidak ada. Setelah dicek rekaman CCTV memperlihatkan kalau bule itu, memasukan sesuatu mirip amplop ke saku celananya," jelasnya.

Atas kejadian itu, dia mengaku mengalami kerugian hingga Rp1,5 juta. Dia juga memviralkan video rekakaman CCTV tersebut ke media sosial, agar kejadian serupa dapat diwaspadai pelaku usaha lain.

"Baru hari ini saya berniat laporan Polisi dan akan melaporkan juga ke kantor imigrasi," jelasnya.

NASIONAL
Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Rekening Donasi Aksi Warga Pati Diblokir, Bank Mandiri Sebut Atas Permintaan Aparat

Senin, 24 Agustus 2026 | 12:35

Rekening Bank Mandiri milik Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) Supriyono alias Botok diblokir menjelang rencana aksi warga Pati di depan Gedung DPR RI pada Kamis 27 Agustus 2026, mendatang.

OPINI
Meritokrasi Tanpa Jiwa

Meritokrasi Tanpa Jiwa

Senin, 17 Agustus 2026 | 19:33

Peringatan kemerdekaan republik ini sejatinya memanggil kembali janji emansipasi yang paling mendasar, yakni pembebasan nalar manusia dari segala bentuk perhambaan feodal.

KOTA TANGERANG
Dorong Produk Lokal Makin Berdaya Saing, Pemkot Tangerang Perkuat Penggunaan Produk Dalam Negeri

Dorong Produk Lokal Makin Berdaya Saing, Pemkot Tangerang Perkuat Penggunaan Produk Dalam Negeri

Senin, 24 Agustus 2026 | 18:18

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas akses pasar melalui penguatan penggunaan produk dalam negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill