Connect With Us

Diduga Jadi Korban Hipnotis, Motor Pengemudi Ojol Raib di Pondok Aren

Rachman Deniansyah | Jumat, 29 Januari 2021 | 17:48

Korban Hipnotis Imam Nur Hakim,22 terkait sepeda motornya jenis Yamaha N Max B 6034 VSY miliknya sudah dibawa kabur pelaku, Tangerang Selatan, Jumat (29/1/2021). (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Nasib malang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Imam Nur Hakim,22. Motor yang sehari-hari digunakannya untuk mencari nafkah, raib digondol seseorang yang tak dikenal.

Diduga, Imam telah menjadi korban hipnotis. Sebab tanpa ada perlawanan, ia mengaku hanya mengikuti setiap ucapan pelaku. 

Malangnya, kendaran yang menjadi andalan Imam dalam mengais mata pencaharian itu, adalah motor kakaknya. 

Imam bercerita, insiden itu dialaminya saat hendak membeli bubur di dekat Rumah Sakit IMC Bintaro, di Jalan Jombang Raya, Ciputat, Tangsel, 21 Januari 2021 lalu. 

"Kejadiannya saat saya, mau membeli bubur pakai motor kakak saya yang biasa kita gunakan bergantian untuk ngojek," ucap Imam saat dikonfirmasi, Jumat (29/1/2021).

Setibanya di lokasi kedai bubur ayam tersebut, tiba-tiba Imam dihampiri oleh dua orang tak dikenal. Kedua orang tersebut, seketika langsung menepuk pundaknya. 

"Setelah sampai kedai bubur ayam, pundak saya ada yang menepuk dari belakang dan langsung menanyakan kabar orang tua saya. Padahal saya sebenarnya enggak kenal sama orang ini," ujar Imam. 

 

Baca Juga :

Saat itulah, kata Imam, ia mulai menuruti setiap perkataan dari kedua pelaku. Salah satunya, untuk mengikuti kedua pelaku berjalan ke Perumahan Pondok Pucung Indah II, di Jalan Pondok Pucung IV, Pondok Aren, Tangsel. Di sanalah, pelaku melancarkan aksinya. 

"Di lokasi itu, salah satu pelaku bilang ingin meminjam sepeda motor saya. Terus saya kasih saja dan saya menunggu di lokasi, karena saya masih belum sadar kalau motor saya itu dibawa lari," tuturnya. 

Imam mengatakan, dirinya baru sadar menjadi korban hipnotis beberapa waktu setelah motor jenis Yamaha N Max B 6034 VSY miliknya sudah dibawa kabur pelaku. 

Begitu sadar, ia langsung pulang ke kediamannya dan menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada keluarganya. 

"Saya langsung membuat laporan Polisi. Mudah - mudahan motor kami ini bisa kembali, karena itu satu-satunya kendaraan untuk mencari nafkah," harapnya. 

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Pondok Aren AKP Sumiran membenarkan adanya laporan hipnotis oleh pengemudi ojek daring tersebut. 

Saat ini, kata Sumiran, pihaknya masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi. 

"Iya mas, dalam penyelidikan. Kita sudah panggil saksi-saksi untuk diperiksa dan dimintai klarifikasinya. Habis Jumatan saksinya sudah dipanggil, baru satu saksi yang di BAP dan siang ini datang lagi saksinya," pungkasnya. (RED/RAC)

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

KOTA TANGERANG
Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Sampah Bisa Ditukar Jadi Uang Tunai di Festival Cisadane 2026, Ini Caranya

Jumat, 24 Juli 2026 | 09:41

Selain pertunjukan hiburan dan budaya, gelaran Festival Cisadane 2026 juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan cuan.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill