Investasi Rp177 Miliar, Motor Listrik Canggih Omoway Resmi Dirakit di Balaraja Tangerang
Rabu, 17 Juni 2026 | 16:50
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TANGERANGNEWS.com-Seorang pegawai wanita salah satu rumah makan siap saji yang berlokasi di Jalan Gatot Subroto, Karawaci, Kota tangerang menjadi korban kejahatan hipnotis.
Pelaku yang beraksi seorang diri tersebut, berhasil mengambil dan membawa kabur dua unit telepon selular, berikut uang hasil penjualan sekitar Rp 400 ribu.
Tampak dalam rekaman CCTV, detik-detik kehajatan hipnotis yang terjadi pada Jumat (1/1/2021).
Sebelum melancarkan aksi kejahatannya. pelaku yang beraksi seorang diri berpura-pura sebagai ojek daring dan memesan makanan tertentu, sambil terus mengajak ngobrol korbannya.
Kemudian setelah korban mulai tidak sadar, pelaku beralasan menjadi orang suruhan bos tempat korban bekerja, untuk mengambil telepon selular korban untuk diperbaiki perangkat lunaknya. Termasuk menyetorkan uang hasil dagangan yang diminta untuk dititipkan kepada pelaku.
Karena tak sadar, korban pun menuruti permintaan pelaku. Setelah menyerahkan dua unit ponsel berikut uang hasil penjualan senilai kurang lebih Rp400 ribu, pelaku kemudian meninggalkan lokasi kejadian.
Baca Lainnya :
Sementara korban baru sadar dirinya terkena tindak kejahatan hipnotis. Setelah petugas parkir setempat menghampiri dan menanyakan orang yang baru saja membawa dua ponsel korban.
“Dia bilang disuruh si bos pemilik restoran ini. Dia bilang HP-nya mau diupgrade softwarenya. Sekalian sama uang hasil penjulan hari ini. Saya bingung awalnya, apalagi dia juga minta HP saya, tetapi ya itu karena dihipnotis saya menyerahkan juga. Baru sadar setelah tukang parkir menanyakan ponsel, tetapi pelaku sudah keburu kabur,” kata Silvia Putri, korban hipnotis kepada TangerangNews.com, Sabtu (2/1/2021).
Pasar kendaraan listrik di Indonesia kembali kedatangan pemain baru yang menawarkan beragam fitur canggih.
TODAY TAGKasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta (Soetta) berhasil mencegah keberangkatan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang diduga hendak bekerja secara ilegal atau nonprosedural di Kamboja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews