Connect With Us

Menistakan Agama, Sapma PP Tangsel Desak Penutupan Holywings di Banten

Rangga Agung Zuliansyah | Selasa, 28 Juni 2022 | 14:48

Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kota Tangsel Refo Ongko Songo. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kota Tangerang Selatan (Tangsel) turut bersuara, terhadap promo kontroversial bar dan restoran Holywings yang dianggap menistakan agama.

Dalam promo yang sempat viral beberapa waktu lalu, Holywings menawarkan minuman beralkohol gratis bagi orang yang bernama Muhammad dan Maria.

Hal itu dinilai telah melecehkan dan melukai perasaan umat beragama, khususnya umat Muslim dan Nasrani.

Ketua Sapma Pemuda Pancasila Kota Tangsel Refo Ongko Songo menegaskan bahwa dengan tegas, pihaknya sangat mengecam promo kontroversial ini. 

"Apa yang dilakukan manajemen Holywings ini harus dipertanggungjawabkan secara tuntas. Tidak ada yang tidak jelas, ini jelas-jelas sudah menghina dan merendahkan umat beragama," tegas Refo kepada awak media, Selasa 28 Juni 2022.

Refo pun memberikan apresiasi kepada pihak Kepolisian dan Pemprov DKI Jakarta yang sudah menindak tegas, dengan menangkap sebanyak enam staf, serta mencabut izin seluruh outlet Holywings di Jakarta.

Namun Refo menuntut, agar tindakan tegas tersebut juga dapat dilakukan di wilayah Provinsi Banten, khususnya Tangerang.

"Tuntutan kami jelas, tutup dan cabut izin Holywings di kawasan wilayah Kabupaten Tangerang. Provinsi Banten harus bebas Holywings dan anak perusahaan lainnya," ungkapnya. 

Ia meminta kepada Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar untuk dapat segera mengikuti langkah Jakarta. "Kami meminta kepada Pak Bupati Kabupaten Tangerang untuk segera menutup dan mencabut izin Holywings di kawasan Kabupaten Tangerang," pungkasnya.

Untuk diketahui, di kawasan Tangerang ada tiga cabang Holywings, di antaranya di kawasan Lippo Village Karawaci, Gading Serpong, dan Qbig Pagedangan.

KAB. TANGERANG
Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Belum 24 Jam Dicor Sudah Retak, Proyek Jalan di Sepatan Dibongkar Ulang

Jumat, 4 September 2026 | 19:23

Jalan Raya Gardu Tanah Merah atau Jalan Pisangan Pakuhaji di Desa Kayu Agung, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, terpaksa dibongkar ulang menggunakan ekskavator meskipun proses pengecorannya belum sepenuhnya selesai.

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Open Day Syafana Islamic School Banjir Orangtua, Hampir 1.000 Calon Siswa Sudah Daftar

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 23:53

Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill