Connect With Us

OC Kaligis : Andai Ayin Memiliki Nama Belakang Pohan

| Kamis, 27 Januari 2011 | 09:38

OC Kaligis di Lapas Wanita Tangerang. (tangerangnews / dira)


TANGERANGNEWS
-Pengacara Arthalyta Suryani alias Ayin, OC Kaligis menjenguk Ayin di Lapas Wanita Tangerang, Banten sekitar 08.59 WIB pagi ini Kamis (27/01/2011).

Dia memprotes pemberitaan Ayin yang direncanakan akan bebas hari ini. Namun, dia menepis rencana bebas kliennya itu. "Saya mendapat informasi 1-2 hari ini baru akan keluar. Tapi saya bingung, kok pemberitaannya begitu heboh, kenapa waktu Aulia Pohan lancar-lancar saja. Andai Ayin memiliki nama belakang Pohan tidak akan seperti ini," kata OC Kaligis.

OC Kaligis juga mengatakan, ini seperti ada pengalihan isu dan ada penekanan. "Giliraan Bibit Candra dibela, mati-matian. Tapi saya juga nggak tahu siapa yang menekan," katanya.

Bebasnya OC Kaligis menurutnya, supaya ramai di koran-koran. Padahal, Ayin ini selama ditahan baik di Bambu Apus dan disini berguna bagi Lapas. "Sebelum di sini (Tangerang) gizi yang diberi Ayin kepada penghuni Lapas luar biasa. Waktu Denny Indrayana datang ke Lapas di sana, dia tahu itu. Dia juga tahu Lapas di sana sudah sesak. Tetapi dia membiarkan itu," katanya.
Makanya, kata OC, dia bingung seorang Ayin bisa menggemparkan Indonesia. "Padahal dia sudah menjalani 2/3 masa hukuman, dan dia cuma sekali mendapat remisi waktu Waisak dulu, selebihnya tidak pernah. Seperti ada diskirminasi, padahal ini tidak dibenarkan karena melanggar HAM.  Ayin ini tidak pernah mendapat apa yang semestinya dia dapat. Indonesia ini sepertinya Negara Isu," katanya. 


OC mengaku, kedatangannya ke Lapas menemui Ayin karena ingin menjenguknya saja, karena Ayin akan bebas. "Saya ini baru datang dari Singapura, tapi tidak bertemu dengan Satgas loh. Tetapi kalau saya diminta jadi Satgas, saya yakin mantap. Karena saya sudah memiliki pengalaman menjadi pengacara selama 45 tahun.  Saya kira korupsi di Indonesia tidak akan bisa hanya dengan seorang Denny Indrayana saja," katanya. (DIRA DERBY)

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

PROPERTI
Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

Rabu, 6 Mei 2026 | 13:49

Di tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill