KPAI Sebut 19 Anak Alami Kekerasan Aparat saat Demo DPR RI
Jumat, 29 Agustus 2025 | 19:10
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
TANGERANGNEWS.com-Tindak kriminalitas di wilayah Tangerang Selatan terus terjadi. Kali ini, kamera pengawas atau CCTV berhasil memerlihatkan aksi licik pencuri yang menggasak konter pulsa, di kawasan Jalan Pondok Jati, Jurang Mangu Barat, Pondok Aren, Tangerang Selatan.
Tanpa menyisakan seperak pun, pelaku membawa kabur hasil curiannya dengan tenang.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin 4 Juli 2022 siang sekitar pukul 11.00 WIB.
Saat kejadian, korban tengah tertidur di dalam rumah.
"Kejadiannya baru siang tadi. Ini rumah, sekaligus konter pulsa gitu, pemiliknya sedang tidur di dalam," ujar warga setempat.
Dalam rekaman CCTV, tampak pelaku yang berjumlah dua orang datang berboncengan sepeda motor.
Satu diantaranya turun dari motor dan berpura-pura membeli pulsa. Sedangkan rekannya menunggu di luar.
Melihat korban yang sedang tertidur, pelaku pun langsung masuk kedalam konter itu dan mengambil sejumlah uang di dalam dompet milik korban.
"Malingnya berpura-pura beli pulsa. Karena melihat korban didalam sedang tidur, pelaku langsung mengambil uang yang ada di dompet korban. Untuk jumlah uangnya saya kurang tau," ungkap warga.
Tak berselang lama, korban terbangun kemudian berusaha mengejar pelaku namun gagal.
"Setelah malingnya kabur sudah jauh, korban baru sadar. Korban mencoba mengejar tetapi malingnya sudah ngebut," terangnya.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyebut ada 19 anak yang mengalami kekerasan fisik dari oknum aparat saat aksi demo DPR RI.
Petugas Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta, Kota Tangerang berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika jenis sabu yang dicetak dalam bentuk talenan dapur atau alas untuk memotong sayuran, daging, bumbu dapur.
Ajang lari Ekbispar Banten 5K Spirit of Jawara mulai membuka pendaftaran gelombang awal atau early bird pada Senin 25 Agustus 2025.
Rahmat Putra Maulana, siswa SMK Islamiyah yang dipercaya sebagai Komandan Pasukan 17, menjalankan tugas mulia itu ketika tengah berduka atas ayahnya yang meninggal dunia, sehari sebelum ia dikukuhkan.