Connect With Us

Hujan Es Melanda Tangsel, Atap Stasiun Serpong Diduga Roboh

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 9 Oktober 2022 | 19:13

Atap roboh akibat hujan angin, diduga berlokasi di Stasiun Serpong, Kota Tangsel, Minggu 9 Oktober 2022. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Hujan es terjadi di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Minggu 9 Oktober 2022, sore. Peristiwa itu terjadi ketika hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut sekitar pukul 16.30 WIB.

Berdasarkan informasi, fenomena hujan es itu terjadi di Kecamatan Pamulang dan BSD, Serpong. Dari sejumlah video yang beredar di media sosial, batu es tersebut berjatuhan hingga terdengar cukup keras di jalan maupun atap mobil.

"Mobil terasa pletak-pletok, hujan es di BSD City depan AEON (mal), pletak-pletok terasa banget," ujar seorang pria pengendara mobil dalam rekaman video.

Selain hujan es, beredar juga video diduga atap ventilasi di Stasiun Serpong jebol hingga roboh, akibat hujan lebat disertai angin kencang.

Peristiwa ini sebelumnya sudah pernah terjadi beberapa waktu lalu. Namun belum diketahui apakah ada korban dalam kejadian kali ini.

KOTA TANGERANG
Dinas PUPR Klaim Sudah Perbaiki 1.024 Titik Jalan, Sachrudin Masih Temukan Kerusakan saat Sidak

Dinas PUPR Klaim Sudah Perbaiki 1.024 Titik Jalan, Sachrudin Masih Temukan Kerusakan saat Sidak

Rabu, 8 Juli 2026 | 20:22

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang mengklaim telah melakukan perbaikan infrastruktur jalan di 1.024 titik sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.

NASIONAL
Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Jangan Salah, Ini Daftar Operasi yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan per Juli 2026

Senin, 6 Juli 2026 | 12:59

Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) perlu mengetahui bahwa tidak semua tindakan operasi dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

MANCANEGARA
Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya

Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51

Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill