Peringati Hari Bumi, Pelanggan Telkomsel Bisa Tukar Poin Jadi Pohon
Jumat, 24 April 2026 | 22:02
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TANGERANGNEWS.com-Mal terbengkalai yang berada di Jalan Serpong Raya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (tangsel) ini memang menyimpan begitu banyak misteri di dalamnya. Banyak konten kreator hingga kru acara televisi yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi syutingnya.
Plaza Serpong dibangun sekitar 2002 dan mulai beroperasi di 2003. Sempat mengalami masa kejayaan sampai akhirnya harus tutup akibat terlibat pailit sejak awal 2013. Keadaan tersebut diperparah dengan makin banyaknya mal-mal baru yang berdiri di sekitaran Plaza Serpong.
Karena terbengkalai hampir 10 tahun lamanya, mulai beredar cerita-cerita mistis di dalamnya. Namun, di balik kisah tersebut ada fakta unik mengenai Plaza Serpong ini seperti yang dilansir dari giwangkara.com, Jumat, 14 Oktober 2022.
Tempat Awal Lahirnya Band D’Masiv Melalui Ajang Kompetisinya
Band kenamaan Indonesia yang masih eksis sampai sekarang meniti karirnya dengan mengikuti ajang kompetisi band di Plaza Serpong. Dengan kata lain Plaza Serpong menjadi salah satu saksi sejarah kelahiran D’Masiv, kompetisi tersebut tepatnya berada di area lobby mal.
Dulunya Area Rawa Bukan Kuburan
Kisah mistis yang banyak beredar di Plaza Serpong menyebutkan adanya sejumlah makam yang berada di area basement. Namun, sebenarnya Plaza Serpong merupakan bekas area rawa dan tidak ada makam di dalamnya.
Jadi Sarang Kelelawar
Lantaran terbengkalai begitu lama, tak heran Plaza Serpong kini menjadi tempat bersarang kelelawar layaknya sebuah gua. Ketika memasuki mal ini akan disambut dengan bau tidak sedap yang berasal dari kotoran kelelawar.
Baca Juga:
Sering Disangka Jakarta, Tempat Hits Ini Ternyata di Kabupaten Tangerang
Cabut Laporan KDRT, Lesti Kejora: Alasannya Anak Saya
Pemiliknya Hanyalah Pengusaha Biasa
Pemilik dari mal ini hanyalah pengusaha biasa, bukan mantan anggota DPR yang terkena kasus korupsi seperti yang banyak diberitakan.
Pernah Terjadi Pengeroyokan Maling tetapi Tidak Sampai Meninggal
Dulu sempat terjadi aksi maling hingga berujung pada pengeroyokan oleh warga setempat. Namun, kejadian tersebut tidak menewaskan si maling karena warga lainnya langsung menghubungi pihak kepolisian untuk diamankan.
Tidak seperti kabar beredar yang menyebutkan pengeroyokon hingga tewasnya maling, bahkan ada yang menyebutkan maling tersebut ditembak polisi hingga tewas.
Tidak Banyak Korban Berjatuhan
Warga Tangerang percaya banyak korban yang melibatkan mal ini, seperti pengunjung yang jatuh dari lantai 2 dan meninggalnya pekerja saat pembangunan mal tengah berlangsung.
Penanggung jawab mal Plaza Serpong berinisial S membantah hal tersebut dan menyebutkan bahwa mal ini zero accident.
Hewan-hewan Berbahaya di Basement
Mal ini memang menyeramkan, tetapi bukan karena adanya sosok mistis melainkan adanya hewan berbahaya seperti ular sanca, biawak, bahkan ular phyton yang berukuran besar di area basement.
Hal tersebut terjadi lantaran mesin sedot air yang sudah tidak berfungsi sehingga area basement tergenang air. Area itu kemudian menjadi hunian yang nyaman bagi hewan-hewan berbahaya.
Demikian beberapa fakta unik dari Plaza Serpong, mal terbengkalai yang terkenal angker bagi warga Tangerang. Masyarakat yang ingin memasuki mal tersebut hendaknya izin terlebih dahulu atau meminta pendampingan kepada penanggung jawab mal, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.
Memperingati Hari Bumi pada 22 April 2026, Telkomsel kembali mempertegas komitmen keberlanjutannya melalui gerakan Telkomsel Jaga Bumi.
TODAY TAGKabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil mengamankan secara fisik lahan aset negara berupa eks SDN Rawa Bokor seluas 1.580 meter persegi dalam operasi eksekusi yang dilakukan pada Jumat sore 24 April 2016).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews