Connect With Us

7 Fakta Unik di Balik Seramnya Plaza Serpong Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 14 Oktober 2022 | 15:20

Gedung Plaza Serpong Kota Tangsel yang terbengkalai. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Mal terbengkalai yang berada di Jalan Serpong Raya, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (tangsel) ini memang menyimpan begitu banyak misteri di dalamnya. Banyak konten kreator hingga kru acara televisi yang menjadikan tempat ini sebagai lokasi syutingnya. 

Plaza Serpong dibangun sekitar 2002 dan mulai beroperasi di 2003. Sempat mengalami masa kejayaan sampai akhirnya harus tutup akibat terlibat pailit sejak awal 2013. Keadaan tersebut diperparah dengan makin banyaknya mal-mal baru yang berdiri di sekitaran Plaza Serpong.

Karena terbengkalai hampir 10 tahun lamanya, mulai beredar cerita-cerita mistis di dalamnya. Namun, di balik kisah tersebut ada fakta unik mengenai Plaza Serpong ini seperti yang dilansir dari giwangkara.com, Jumat, 14 Oktober 2022.

 

Tempat Awal Lahirnya Band D’Masiv Melalui Ajang Kompetisinya

Band kenamaan Indonesia yang masih eksis sampai sekarang meniti karirnya dengan mengikuti ajang kompetisi band di Plaza Serpong. Dengan kata lain Plaza Serpong menjadi salah satu saksi sejarah kelahiran D’Masiv, kompetisi tersebut tepatnya berada di area lobby mal.

 

Dulunya Area Rawa Bukan Kuburan

Kisah mistis yang banyak beredar di Plaza Serpong menyebutkan adanya sejumlah makam yang berada di area basement. Namun, sebenarnya Plaza Serpong merupakan bekas area rawa dan tidak ada makam di dalamnya.

 

Jadi Sarang Kelelawar

Lantaran terbengkalai begitu lama, tak heran Plaza Serpong kini menjadi tempat bersarang kelelawar layaknya sebuah gua. Ketika memasuki mal ini akan disambut dengan bau tidak sedap yang berasal dari kotoran kelelawar.

Baca Juga:

Sering Disangka Jakarta, Tempat Hits Ini Ternyata di Kabupaten Tangerang

Cabut Laporan KDRT, Lesti Kejora: Alasannya Anak Saya

 

Pemiliknya Hanyalah Pengusaha Biasa

Pemilik dari mal ini hanyalah pengusaha biasa, bukan mantan anggota DPR yang terkena kasus korupsi seperti yang banyak diberitakan.

 

Pernah Terjadi Pengeroyokan Maling tetapi Tidak Sampai Meninggal

Dulu sempat terjadi aksi maling hingga berujung pada pengeroyokan oleh warga setempat. Namun, kejadian tersebut tidak menewaskan si maling karena warga lainnya langsung menghubungi pihak kepolisian untuk diamankan.

Tidak seperti kabar beredar yang menyebutkan pengeroyokon hingga tewasnya maling, bahkan ada yang menyebutkan maling tersebut ditembak polisi hingga tewas.

 

Tidak Banyak Korban Berjatuhan

Warga Tangerang percaya banyak korban yang melibatkan mal ini, seperti pengunjung yang jatuh dari lantai 2 dan meninggalnya pekerja saat pembangunan mal tengah berlangsung.

Penanggung jawab mal Plaza Serpong berinisial S membantah hal tersebut dan menyebutkan bahwa mal ini zero accident.

 

Hewan-hewan Berbahaya di Basement

Mal ini memang menyeramkan, tetapi bukan karena adanya sosok mistis melainkan adanya hewan berbahaya seperti ular sanca, biawak, bahkan ular phyton yang berukuran besar di area basement.

Hal tersebut terjadi lantaran mesin sedot air yang sudah tidak berfungsi sehingga area basement tergenang air. Area itu kemudian menjadi hunian yang nyaman bagi hewan-hewan berbahaya.

Demikian beberapa fakta unik dari Plaza Serpong, mal terbengkalai yang terkenal angker bagi warga Tangerang. Masyarakat yang ingin memasuki mal tersebut hendaknya izin terlebih dahulu atau meminta pendampingan kepada penanggung jawab mal, untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

BANTEN
Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Tim SAR Cek Benda Mirip Kapal Terbalik Dekat Anak Krakatau, Hasilnya Nihil

Kamis, 17 September 2026 | 09:59

Video benda yang tampak seperti kapal terbalik di sekitar Gunung Anak Krakatau (GAK) beredar di media sosial.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill