Connect With Us

BMKG Ukur Kerentanan Tanah di Tangsel

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 29 Desember 2022 | 10:15

ilustrasi petugas BMKG melakukan pengukuran klasifikasi tanah di Kota Tangsel. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Badan Meteorologi, Kimatologi, dan Geofisika (BMKG) pusat dan Tangerang mengukur klasifikasi tanah di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Jalan Cendekia, Kelurahan Ciater, Kecamatan Serpong, sekitar gedung BPBD Kota Tangsel menjadi salah satu tanah yang dianalisis.

Sebanyak enam petugas gabungan diterjunkan melakukan pengukuran menggunakan alat multi channel analysis of survace waves (MASW), seperti dilansir dari tribuntangerang.com, Kamis 29 Desember 2022.

Staf Observasi Stasiun Geofisika Tangerang Hairidzulhi menyebut terdapat empat lokasi tanah yang diukur klasifikasinya yaitu di Damkar, Puspemkot, Kecamatan Setu, dan area BPBD Tangsel.

"Ini untuk menentukan klasifikasi tanah. Jadi kami ingin tahu kerentanan tanah di lokasi yang kami ukur. Ini untuk antisipasi juga," katanya.

Untuk cara analisisnya, sebuah kabel kisaran 30 meneteran menjulur di atas tanah, dan per jarak dua meteran dijepit oleh geophone.

Geophone berguna untuk mendeteksi atau merekam data yang muncul dari gelombang atau getaran yang ditimbulkan.

Lalu, salah seorang petugas akan mengetuk palu pada sebuah objek yang ditempelkan di permukaan tanah. Seusai palu diketuk, gelombang atau getaran akan terekam langsung.

"Nanti hasilnya akan muncul, apakah tanah tersebut masuk klasifikasi lunak, keras atau apa. Nah, kalau lunak, apakah boleh dibangun atau bagaimana?" katanya.

Menurut Hairid, klasifikasi analisis tanah ini merupakan yang pertama kali di Tangsel, hal ini guna mengukur kerentanan tanah. Namun, ia belum dapat memaparkan hasilnya lantaran masih dalam tahap analisis.

KAB. TANGERANG
Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Realisasi Investasi Kabupaten Tangerang Tembus Rp40 Triliun, Didominasi Industri Makanan

Rabu, 4 November 2026 | 19:50

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) mencatat realisasi investasi di Kabupaten Tangerang, mencapai Rp40,15 triliun selama periode Januari hingga September 2026.

KOTA TANGERANG
75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

75 SPPG di Kota Tangerang Kantongi SLHS, Kemenkes Wanti-wanti Jaga SOP Tiap Hari

Rabu, 4 November 2026 | 20:30

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mengingatkan para pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Tangerang agar tetap menjaga kualitas Makan Bergizi Gratis (MBG) meski telah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi

OPINI
Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Menagih Integrasi Perencanaan Kota dari Kasus Jalan Teuku Umar

Rabu, 4 November 2026 | 19:24

Pembangunan infrastruktur perkotaan sering kali menjadi panggung paling transparan dalam menguji efektivitas tata kelola pemerintahan daerah. Ruang publik dan fasilitas jalan bukan sekadar struktur fisik dari bahan semen dan aspal

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill