Connect With Us

Wali Kota Tangsel Larang Warga Miskin Belanja Konsumtif

Fahrul Dwi Putra | Kamis, 12 Oktober 2023 | 04:07

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie saat membuka rapat verifikasi data sasaran kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Kamis, 12 Oktober 2023. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengimbau warga miskin agar tidak membelanjakan insentif bantuan sosial (bansos) secara konsumtif.

Hal itu ia sampaikan saat membuka rapat verifikasi data sasaran kemiskinan dan kemiskinan ekstrem, di Aula Blandongan Puspemkot Tangsel, pada Kamis, 12 Oktober 2023.

Menurut Benyamin, mengetahui beban pengeluaran masyarakat miskin merupakan salah satu langkah menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Tangsel.

"Kita harus tahu apa saja beban pengeluaran mereka, makanya kalo dapat bantuan saya wanti-wanti mereka untuk tidak beli hal-hal yang konsumtif," ujarnya.

Namun, Benyamin menyebut pihaknya telah mengupayakan berbagai program dan kolaborasi, baik fisik maupun non fisik.

Salah satunya ialah meningkatkan kemampuan pendapatan orang miskin sebagai tingkat lanjut dari mengurangi beban pengeluaran masyarakat miskin, melalui program D3 (dilatih, disertifikasi dan ditempatkan).

"Jadi mereka tidak hanya dilatih saja, tapi dikasih sertifikat sudah ahli di bidang tertentu dan ditempatkan," katanya.

Meski begitu, Benyamin tak menampik permodalan kerap menjadi masalah untuk memulai usaha ekonomi mikro kecil milik masyarakat. 

"Jadi salah satu problem untuk usaha mereka adalah permodalan. Oleh karena itu kita harus permudah," jelasnya.

Selain itu, Benyamin menyoroti pendataan dan verifikasi masyarakat miskin di wilayah Tangsel agar pemberian bansos nantinya tepat sasaran dan menyeluruh.

"Jangan sampai yang dikasih bansos mereka lagi, mereka lagi," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Tangsel Eki Hardiana menggolongkan masyarakat dengan konsumsi perbulan Rp700 ribu sebagai miskin, sementara konsumsi miskin ekstrem sebesar Rp500 ribu.

"Kendati demikian terjadi penurunan data dari 2,57 persen menjadi 2,50 persen," pungkasnya.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

KAB. TANGERANG
DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

DPRD Kabupaten Tangerang Buka Peluang Pembahasan Raperda Anti-LGBT

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:50

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang menilai, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 111 Tahun 2025 Tentang Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2025-2029, dapat menjadi dasar penyusunan Peraturan Daerah (Perda) anti LGBT.

NASIONAL
Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Warga Tangerang Ditemukan Tewas di Bawah Flyover BIM Padang, Ada Jeratan Tali di Leher

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:48

Warga di kawasan Kelurahan Kasang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat pria di bawah flyover Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Rabu 8 Juli 2026, malam.

OPINI
Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Menanti Keadilan Pendidikan untuk Madrasah Aliyah di Banten

Sabtu, 11 Juli 2026 | 20:58

Masuknya MA swasta ke dalam Program Sekolah Gratis sejatinya merupakan langkah yang sudah semestinya dilakukan. Madrasah Aliyah merupakan bagian dari sistem pendidikan nasional yang memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi berilmu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill