Jadi Pemasok ke NTT, Warga Aceh Ditangkap di Tangerang Simpan 42 Ribu Butir Narkoba dan Obat Keras
Senin, 18 Mei 2026 | 21:15
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TANGERANGNEWS.com-Angka kemiskinan di Kota Tangerang mengalami kenaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Kenaikan angka kemiskinan ini disebut karena dipicu pandemi Covid-19.
Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo mengatakan, angka kemiskinan di Kota Tangerang berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2021 sebesar 5,93% atau 134,24 ribu jiwa.
"Angka ini naik 0,71% dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,22% atau 118,22 ribu jiwa," ujarnya, Jumat 4 Maret 2022.
Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi pemicu kenaikan angka kemiskinan tersebut. "Yang berdampak terhadap pendapatan ekonomi rumah tangga," jelasnya.
Pemerintah setempat melalui Dinas Sosial pun diharapkan bisa memberikan solusi dan terobosan untuk menekan dan mengatasi angka kemiskinan di Kota Tangerang tersebut.
"Saya yakin mereka telah melakukan upaya yang optimal, tetapi dampak pandemi jauh lebih besar sehingga menarik RT yang tadinya berada di atas garis kemiskinan menjadi RT miskin atau berada di bawah garis kemiskinan," pungkasnya.
Direktorat Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menggulung jaringan pengedar psikotropika lintas pulau.
TODAY TAGSektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.
Helita, asisten digital berbasis Artificial Intelligence (AI) milik Pemkot Tangsel, langsung menjadi primadona baru sejak dirilis.
Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews