Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com-Angka kemiskinan di Kota Tangerang mengalami kenaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Kenaikan angka kemiskinan ini disebut karena dipicu pandemi Covid-19.
Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo mengatakan, angka kemiskinan di Kota Tangerang berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2021 sebesar 5,93% atau 134,24 ribu jiwa.
"Angka ini naik 0,71% dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,22% atau 118,22 ribu jiwa," ujarnya, Jumat 4 Maret 2022.
Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi pemicu kenaikan angka kemiskinan tersebut. "Yang berdampak terhadap pendapatan ekonomi rumah tangga," jelasnya.
Pemerintah setempat melalui Dinas Sosial pun diharapkan bisa memberikan solusi dan terobosan untuk menekan dan mengatasi angka kemiskinan di Kota Tangerang tersebut.
"Saya yakin mereka telah melakukan upaya yang optimal, tetapi dampak pandemi jauh lebih besar sehingga menarik RT yang tadinya berada di atas garis kemiskinan menjadi RT miskin atau berada di bawah garis kemiskinan," pungkasnya.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGPemerintah memberikan keringanan iuran sebesar 50 persen untuk program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) bagi peserta Bukan Penerima Upah (BPU), sebagai langkah konkret menjaga daya beli
Gelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews