Tagih Uang Jual Rumah, Anak Angkat Habisi Ibu dengan Balok dan Hebel di Sepatan Tangerang
Minggu, 18 Januari 2026 | 23:42
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Angka kemiskinan di Kota Tangerang mengalami kenaikan berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Kenaikan angka kemiskinan ini disebut karena dipicu pandemi Covid-19.
Kepala BPS Kota Tangerang Muladi Widastomo mengatakan, angka kemiskinan di Kota Tangerang berdasarkan hasil Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Maret 2021 sebesar 5,93% atau 134,24 ribu jiwa.
"Angka ini naik 0,71% dari tahun sebelumnya yang sebesar 5,22% atau 118,22 ribu jiwa," ujarnya, Jumat 4 Maret 2022.
Menurutnya, pandemi Covid-19 menjadi pemicu kenaikan angka kemiskinan tersebut. "Yang berdampak terhadap pendapatan ekonomi rumah tangga," jelasnya.
Pemerintah setempat melalui Dinas Sosial pun diharapkan bisa memberikan solusi dan terobosan untuk menekan dan mengatasi angka kemiskinan di Kota Tangerang tersebut.
"Saya yakin mereka telah melakukan upaya yang optimal, tetapi dampak pandemi jauh lebih besar sehingga menarik RT yang tadinya berada di atas garis kemiskinan menjadi RT miskin atau berada di bawah garis kemiskinan," pungkasnya.
Tragedi memilukan mengguncang warga Gang Mushala, Kampung Kelor, Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGWarga Jalan Wiru Indah, Kelurahan Parung Serab, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang, dibuat panik oleh aksi seorang pemuda yang mengamuk sambil membawa senjata tajam pada Minggu, 18 Januari 2026, dini hari.
Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.
Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperketat pengawasan terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews