Connect With Us

Airin Tunda Pembangunan Puspem Tangsel

| Kamis, 12 Mei 2011 | 23:13

Airin Rachmi Diany Wali Kota Tangsel (tangerangnews / dens)



TANGSEL-Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menunda rencana pembangunan gedung pusat pemerintahan (puspem) Kota Tangsel. Airin justru baru berencana bangun pada tahun 2013 mendatang, di saat semua persoalan utama di kota pemekaran Kabupaten Tangerang itu selesai ditangani.

"Melihat kondisi yang ada, rasanya sulit untuk mulai membangun pada akhir tahun ini atau tahun depan, mengingat masih banyak pekerjaan yang jauh lebih penting yang harus saya lakukan," ucap Airin, hari ini.

Sebelumnya, kalangan DPRD Tangsel sudah mewacanakan agar puspem segera dibangun dengan anggaran tidak kurang dari Rp 500 miliar. Alasan pembangunan puspem dipercepat adalah untuk mempermudah masyarakat mengurus berbagai hal. Selain itu untuk memudahkan koordinasi Wali Kota dengan jajaran kepala dinas.

Menurut Airin, untuk dua tahun kedepan, dirinya bersama Wakil Wali Kota, Benyamin Davnie, akan memprioritaskan program kerja yang telah menjadi skala prioritas seperti halnya perbaikan jalan, pelayanan kesehatan, dan pendidikan. Pembangunan gedung puspem, kata Airin, belum dikategorikan mendesak. Karena, kantor wali kota yang saat ini masih menumpang di Kecamatan Pamulang, masih memadai. "Kantor wali kota untuk dua tahun kedepan termasuk dinas - dinas, masih akan menumpang di lokasi yang ada saat ini. Karena, kita utamakan program kerja," ucapnya dengan mantap.

Terkait biaya pembangunan yang diestimasi menelan anggaran sekitar Rp 500 miliar, kata Airin, pihaknya akan kembali melakukan kajian. Karena, dirinya belum melihat secara langsung Detail Engineering Design (DED). "Belum bisa dipastikan Mas anggarannya. Karena harus melihat DED terlebih dahulu, jadinya tidak bisa menerka," ujarnya.
    
Untuk lokasi, menurut Airin, masih mengacu pada UU No 51 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Tangsel yakni di bekas kawedanan Kecamatan Ciputat. Namun untuk luasnya, kemungkinan besar akan ditambah, mengingat kebutuhan pembangunan yang cukup besar. 
    
Sementara itu menurut Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan, Dudung E Diredja, pemkot Tangsel belum mau membangun puspem. Tapi yang dianggap mendesak adalah membangun kantor Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD). Untuk membangun BLHD, kata Dudung, sudah dapat alokasi dari APBN. (DRA)

KAB. TANGERANG
Markas Persita di Indomilk Arena Porak-poranda Disapu Puting Beliung

Markas Persita di Indomilk Arena Porak-poranda Disapu Puting Beliung

Senin, 30 Maret 2026 | 23:17

Cuaca ekstrem melanda wilayah Kabupaten Tangerang pada Senin 30 Maret 2026, sore. Hujan deras yang disertai angin puting beliung itu mengakibatkan kerusakan parah di Stadion Indomilk Arena, Kelurahan Bojong Nangka, Kecamatan Kelapa Dua.

KOTA TANGERANG
Penumpang Arus Balik Lebaran di Terminal Poris Plawad Melonjak hingga 5.761 Orang

Penumpang Arus Balik Lebaran di Terminal Poris Plawad Melonjak hingga 5.761 Orang

Senin, 30 Maret 2026 | 20:24

Terminal Poris Plawad Kota Tangerang mencatatkan lonjakan penumpang arus balik Lebaran hingga 5.761 orang selama arus balik Lebaran, 22-29 Maret 2026.

OPINI
Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Gejolak Harga Minyak dan Tantangan Subsidi Energi Nasional

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:54

Beberapa hari terakhir, lonjakan harga minyak mentah global dari US$70 menjadi hampir US$120 per barel menjadi berita yang tidak bisa diabaikan.

NASIONAL
BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

BBM Nonsubsidi Diprediksi Naik 10 Persen April 2026, Menhub Akui Belum Siapkan Kebijakan

Senin, 30 Maret 2026 | 20:51

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyebut pihaknya belum menyiapkan kebijakan khusus terkait potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), meski harga BBM nonsubsidi diperkirakan mengalami kenaikan mulai 1 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill