Connect With Us

Siswi SMP Diduga Dilecehkan Pria Berjaket Ojol usai Pulang Sekolah di Ciputat Tangsel

Yanto | Sabtu, 4 Mei 2024 | 14:45

Ilustrasi pelecehan seksual. (@TangerangNews / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com-Seorang siswi kelas 8 sekolah menengah pertama (SMP) di Kecamatan Ciputat, Kota Tangsel, diduga menjadi korban pelecehan usai pulang sekolah. Pelakunya diduga seorang pria yang mengenakan jaket ojek online (ojol).

Berdasarkan informasi, peristiwa itu terjadi di Jalan Kramat, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, Kamis 02 Mei 2024, sekitar pukul 15.30 WIB.

Ketika itu korban berinisial, S, 16 baru saja pulang dari sekolah. Saat tengah berjalan, tiba-tiba ia dihampiri pria tak dikenal yang mengenakan jaket ojol dan mengendarai sepeda motor.

Pelaku lalu berpura-pura menanyakan alamat kepada korban. Ketika korban menjelaskan alamat tersebut, pelaku langsung memegang payudara korban.

Korban pun kaget dan berteriak histeris meminta tolong warga sekitar karena kondisi lokasi sepi. Sedangan pelaku langsung melarikan diri dengan sepeda motornya.

Korban akhirnya lari ke rumah dan bercerita kepada keponakannya untuk mengejar si pelaku. Namun ternyata pelaku sudah tidak ditemukan.

Yanti, ibu korban menjelaskan akibat peristiwa tersebut, putrinya menjadi ketakutan dan terus menangis.

Berdasarkan keterangan korban, ciri-ciri pelaku berpakaian seperti ojek online, usianya diduga paruh baya, untuk jenis kendaraan berwarna putih namun tidak diketahui jenisnya.

"Pelaku pura-pura nanya alamat. Dia tanya 'ke sana lewat sini bisa?' Pas dijawab bisa, langsung memegang daerah sensitif anak saya," katanya saat dihubungi TangerangNews, Jumat 3 Mei 2024.

Menurutnya, kalau kasus pelecehan di Jalan Kramat tersebut tidak cuma sekali, diduga dilakukan orang yang sama.

"Kata anak-anak di sekitar situ, pelaku sering melakukan perbuatan senonoh dengan memamerkan alat kelaminnya," ujar Yanti. 

Atas kejadian itu, ia akan melaporkannya ke Polres Tangerang Selatan agar pelaku cepat tertangkap dan dihukum setimpal.

"Besok (Sabtu 4 Mei 2024,) Insya Allah saya akan melapor ke kantor polisi, saya sebagai orang tua meminta keadilan supaya pelaku segera ditangkap," tegasnya.

BANTEN
Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Ada 1.362 Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Banten Sepanjang 2025

Senin, 12 Januari 2026 | 09:37

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten kembali mencatat laporan 1.362 kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) sepanjang tahun 2025.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

OPINI
Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Paradoks IPM Tinggi: Antara Capaian Angka dan Kualitas Manusia

Rabu, 7 Januari 2026 | 19:00

enaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Tangerang patut diapresiasi. Namun, pertanyaan mendasarnya bukan sekadar soal angka, melainkan arah manusia yang sedang dibentuk.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill