Kampus Baru BINUS ASO di BSD, Mahasiswa Kembangkan Robot AI dan Tangan Prostetik
Senin, 19 Oktober 2026 | 18:28
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TANGERANGNEWS.com-Pelebaran Jalan Bhayangkara Pusdiklantas di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) bakal menelan biaya Rp19 miliar.
Hal tersebut di sampaikan langsung oleh Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Kontruksi (SDABMBK) Kota Tangsel Robby Cahyadi, Selasa 7 Mei 2024.
Menurutnya, pekerjaan pelebaran jalan, termasuk pergantian pagar dan bangunan plaza Pusdiklantas Polri, akan masuk dalam satu kontrak pekerjaan.
“Anggaran yang tersedia tahun ini kurang lebih Rp19 miliar, karena masuk penataan penggantian pagar dari Pusdiklantas, plaza dan lain sebagainya. Jadi masuk dalam satu kontrak jalan,” terangnya.
Sebelumnya, Pemkot Tangsel mendapatkan hibah tanah seluas 3.000 meter persegi dari Pusdiklantas, untuk pelebaran jalan yang menghubungkan Alam Sutra dan Graha Raya Bintaro tersebut.
Pekerjaan proyek akan dikerjakan di bulan Mei hingga ditargetkan rampung bulan November 2024.
“Pelebaran Jalan Bhayangkara, Mei ini sudah lanjut kembali. Karena kan sempat terhenti berapa tahun tuh, dari 2018 karena persoalan lahan,” jelas Robby.
Sementara itu, Khairul warga sekitar mengatakan turut senang karena akan dilakukan pelebaran Jalan Bhayangkara. Nantinya bisa mengurangi kemacetan panjang yang kerap terjadi di lokasi
"Alhamdulillah saya mendapatkan informasi sebentar lagi mau ada pelebaran, maka dari kita sebagai warga sekitar cukup senang," imbuhnya.
BINUS ASO School of Engineering resmi membuka kampus baru di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) D-HUB BSD, Kabupaten Tangerang.
TODAY TAGRegulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyinggung penggunaan bahasa Indonesia di ruang publik yang dinilainya masih kalah dominan dibandingkan bahasa Inggris.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews