Festival Cisadane 2027 Bidik Target 10 Besar Karisma Event Nusantara
Selasa, 28 Juli 2026 | 16:46
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menerima hibah aset berupa tanah dan bangunan dari Pusat Pendidikan Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia (Pusdiklantas Polri).
Hibah tanah tersebut bertujuan untuk pelebaran jalan raya yang berada di sekitar wilayah Pusdiklantas Polri.
Serah terima aset tersebut ditandatangani langsung Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie di Gedung Utama Pusdiklantas Polri, Paku Jaya, Serpong Utara, Jumat 02 Mei 2024,
Benyamin mengatakan, sangat mengapresiasi kepada pihak Pusdiklantas yang telah bekerja sama dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Tangsel, melalui pemberian hibah tanah dan bangunan ini.
“Kami Pemkot Tangsel sangat apresiasi setinggi tingginya terhadap institusi Polri, khususnya Kepala Lemdiklat Polri dan Pusdiklat Polri yang telah memberikan hibah tanah dan bangunan,” ucapnya.
Menurutnya, aset ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Kota Tangsel, karena dapat digunakan untuk pelebaran akses jalan yang strategis, sehingga akan berdampak pada penanganan kemacetan yang kerap kali terjadi di wilayah tersebut.
“Tanah tersebut akan digunakan untuk pelebaran akses jalan yang sangat strategis bagi masyarakat Pondok Aren dan Graha Raya ketika menuju ke Serpong Utara. Ini juga membantu kami dalam menangani salah satu titik kemacetan,” jelasnya.
Kerjasama antara Pemkot Tangsel dan Pusdiklantas telah dimulai sejak tahun 2018 dan hubungan ini disempurnakan dengan pemberian hibah.
Benyamin pun berharap, skema kerjasama, kolaborasi dan kontribusi yang dilakukan oleh Polri ini, dapat menjadi rujukan bagi instansi lain dalam berkontribusi untuk pembangunan Kota Tangsel.
Penyelenggaraan Festival Cisadane 2026 Kota Tangerang resmi berakhir dengan antusiasme masyarakat yang meriah.
TODAY TAGKasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.
Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence /AI) kerap dianggap sebagai ancaman hilangnya lapangan pekerjaan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews