Connect With Us

Polisi Selidiki Katak Bhizer Gegara Promosikan Judi Online, Ternyata Lagi di Luar Negeri

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 9 Oktober 2024 | 09:52

Ilustrasi judi online. (TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Influencer Katak Bhizer tengah diselidiki oleh pihak kepolisian usai secara terang-terangan mempromosikan judi online (judol) di kanal YouTube miliknya.

Isu tersebut mulai menjadi bahan perbincangan publik setelah dibahas oleh konten kreator lain, yakni Ferry Irwandi yang memprotes tindakan Katak Bhizer mempromosikan judol.

"Kemarin ada laporan informasi dari masyarakat sehingga kita tindak lanjuti. Kita langsung turun ke lapangan untuk mengecek kebenarannya," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, Selasa, 8 Oktober 2024.

Sementara itu, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Rovan Richard Mahenu mengungkapkan, pihak kepolisian telah melacak keberadaan Katak Bhizer. 

Berdasarkan hasil penyelidikan, diketahui bahwa influencer tersebut kini berada di luar negeri.

"Orangnya di luar negeri, berdasarkan keterangan karyawannya dan sudah kita cek data perlintasan. Dia sudah di luar negeri dari bulan lalu," kata Rovan

Rovan menambahkan, Katak Bhizer diduga melakukan siaran langsung promosi judi online dari luar negeri. 

Polisi pun telah berkoordinasi dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk memblokir seluruh kanal YouTube miliknya.

Diketahui, Katak Bhizer merupakan influencer yang dikenal sebagai jebolan dari SMK Bhipuri Serpong, sebelumnya ia terkenal dengan cerita kehebatannya melawan ratusan orang ketika melakukan aksi tawuran saat masih bersekolah.

KAB. TANGERANG
Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Pelaku Mutilasi di Pasar Kemis Divonis Seumur Hidup, Freezer untuk Simpan Mayat Dimusnahkan Kejari

Kamis, 5 Februari 2026 | 21:51

Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang memusnahkan barang bukti berupa Freezer yang digunakan pelaku mutilasi untuk menyimpan mayat korban.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill