Connect With Us

Sudah Sepekan 1.963 Jiwa Terdampak Banjir Rob di Kosambi Tangerang, BPBD: Ini Paling Parah

Yanto | Kamis, 19 Desember 2024 | 15:41

Banjir rob mulai surut di Kampung Dadap, Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi, Kamis 19 Desember 2024. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Meluapnya air laut di pesisir pantai utara Kabupaten Tangerang menyebabkan banjir rob di Kampung Dadap, Kelurahan Kosambi Barat, Kecamatan Kosambi.

Sejak sepekan terakhir, ada sebanyak 1.963 jiwa dari 663 kepala keluarga (KK) di tiga rukun warga (RW) yang terdampak bencana alam tersebut.

"Sudah sepekan banjir rob masih menggenang dengan ketinggian 20-  30 sampai 40 centimeter, kemungkinan ke depannya akan mulai surut lagi," ujar Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan BPBD Kabupaten Tangerang Agun Guntara, Kamis 19 Desember 2024.

Agun menambahkan banjir terjadi sejak Jumat 13 Desember 2024, akibat terjadinya luapan air laut yang langsung merendam puluhan rumah dan lahan di permukiman warga tersebut.

"Setiap tahun, banjir rob warga setempat mengalaminya, tidak hanya sekarang aja. Informasi warga sekitar sudah biasa namun saat ini yang lebih parah," katanya.

Agung, juga meminta pihak pemerintah daerah untuk memberikan peran solusi buat warga sekitar saat terjadi banjir.

"Peran pemerintah harus ada, karena ini berhubungan dengan sektoral, semua harus terlibat menangani musibah ini, dan bagaimana cara menanggulangi bencana ini supaya tidak melebar ke tempat lainnya," ungkapannya.

Sampai sekarang BPBD Kabupaten Tangerang masih melakukan pengawasan atau peninjauan terhadap warga sekitar, untuk antisipasi jika dibutuhkan mendadak.

"Kami juga sudah menyiapkan perahu karet, alat-alat yang diperlukan oleh warga sekitar, BPBD Kabupaten Tangerang sudah kita lakukan semaksimal mungkin, bila nanti diperlukan," imbuhnya.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

PROPERTI
Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Sinar Mas Land Hadirkan Hunian Sekaligus Tempat Usaha Seharga Rp1,9 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:00

Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.

TEKNO
Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Fundamental dan Teknikal Solana di Akhir Tahun 2026

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:16

Solana memasuki akhir 2026 dengan sejumlah katalis yang dapat menentukan arah harga SOL. Pertumbuhan ekosistem, aktivitas jaringan, pengembangan aplikasi terdesentralisasi, serta kondisi pasar kripto menjadi faktor fundamental yang perlu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill