Connect With Us

Musim Hujan Rawan Banjir, Begini 5 Cara Simpan Dokumen Arsip dengan Aman 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 18 Desember 2024 | 09:43

Ilustrasi arsip dan dokumen pribadi. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Musim hujan telah tiba, dan risiko banjir menjadi perhatian utama bagi banyak daerah, termasuk Kota Tangerang. Selain menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, masyarakat juga diimbau untuk memikirkan cara melindungi dokumen penting agar tidak rusak akibat banjir.  

Sebab, banyak warga menghadapi masalah dokumen basah atau rusak akibat bocornya rumah atau terendam banjir. Namun, jika dokumen sudah terlanjur basah, ada cara untuk menyelamatkannya agar tetap bisa digunakan. 

Berikut beberapa cara aman menyimpan dan menyelamatkan dokumen arsip, terutama di musim hujan.  

1. Simpan di Tempat Kering 

Pastikan dokumen disimpan di tempat yang kering dan aman. Gunakan lemari kedap air atau kotak khusus tahan air untuk melindungi arsip dari kelembapan dan kebocoran. Jika dokumen sudah terlanjur basah, segera pindahkan ke area kering agar proses penyelamatan lebih efektif.  

2. Bersihkan Dokumen 

Bersihkan dokumen dari kotoran menggunakan air bersih atau air hangat. Air hujan sering mengandung zat asam yang dapat meninggalkan noda pada kertas. Dengan membilas dokumen menggunakan air bersih, noda dan kotoran yang menempel dapat diminimalkan.  

3. Pakai Alkohol atau Metanol 

Gunakan alkohol atau metanol untuk mencegah pertumbuhan jamur dan bakteri. Dokumen yang basah sangat rentan terhadap jamur, yang dapat merusak isi dokumen. Menyemprotkan atau mencelupkan dokumen ke dalam alkohol juga dapat membantu membunuh bakteri yang berpotensi merusak.  

4. Pisahkan Dokumen 

Pisahkan lembaran dokumen yang saling menempel. Hal ini penting dilakukan untuk menghindari kerusakan permanen seperti sobek atau pudar pada dokumen. Proses ini harus dilakukan dengan hati-hati agar isi dokumen tetap utuh.  

5. Keringkan Dokumen 

Keringkan dokumen secara alami atau dengan bantuan kipas angin. Hindari menjemur dokumen di bawah sinar matahari langsung, karena hal ini dapat menyebabkan kertas menjadi rapuh atau warna tinta memudar. Proses pengeringan dengan angin lebih aman untuk menjaga keutuhan dokumen.  

TANGSEL
Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Ngantuk Usai Nobar Final Piala Dunia 2026, Pemotor Terjatuh hingga Luka-luka di Flyover Ciputat

Senin, 20 Juli 2026 | 19:30

Sebuah kecelakaan lalu lintas tunggal terjadi di Flyover Ciputat, Kota Tangerang Selatan, arah Jakarta, pada Senin 20 Juli 2026, pagi.

KAB. TANGERANG
Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Komisi VII DPR RI Soroti Industri di Tangerang, Minim Serap Tenaga Kerja Lokal hingga Kerap Cemari Lingkungan

Senin, 20 Juli 2026 | 21:12

Komisi VII DPR RI mengkritik keras terhadap sejumlah perusahaan di kawasan industri Kabupaten Tangerang.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill