Connect With Us

Gelar Workshop Penyusunan Dokumen Renstra OPD, Bappeda Kota Tangerang Siapkan Perencanaan Strategis yang Komprehensif 

Redaksi | Selasa, 3 Desember 2024 | 11:00

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Dr. Hj. Yeti Rohaeti, AP., M.Si saat acara workshop penyusunan dokumen perencanaan jangka menengah OPD 2025-2029. (@TangerangNews / Redaksi )

TANGERANGNEWS.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang berhasil menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Perencanaan Jangka Menengah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2025-2029. 

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAPPEDA untuk mempersiapkan perencanaan strategis yang komprehensif dan terintegrasi untuk periode lima tahun mendatang.

Kepala Bappeda Kota Tangerang, Dr. Hj. Yeti Rohaeti, AP., M.Si menjelaskan, bahwa workshop ini diisi oleh narasumber dari Kementerian PAN RB yang memberikan materi tentang tata cara penyusunan rencana strategis (Renstra) OPD. 

Materi ini meliputi Analisis Pohon Masalah, Penyusunan Pohon Kinerja, dan Penyusunan Indikator Kinerja. Selain itu, narasumber juga membahas tentang Critical Success Factor (CSF), yaitu area atau aspek-aspek kunci yang berpengaruh dalam mewujudkan kinerja. 

Dijelaskan bahwa apabila CSF tercapai, maka outcome atau hasil berpotensi besar untuk tercapai.

Selama workshop, OPD didampingi oleh Kementerian PAN RB dan Binwil Bappeda dalam penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja. Setiap OPD diminta untuk membuat CSF dan identifikasi permasalahan spesifik pada masing-masing unit. 

Contoh pembuatan identifikasi permasalahan perangkat daerah juga disampaikan, dan OPD diminta untuk membuat identifikasi permasalahan pada masing-masing unitnya.

Workshop ini sangat penting dalam rangka persiapan penyusunan perencanaan jangka menengah perangkat daerah Tahun 2025-2029. 

Sebelumnya, peserta rapat juga dibekali materi terkait penyusunan dan konsep Renstra, termasuk keterkaitan dan penjabaran sistematika Renstra.

Proses penyusunan dokumen perencanaan strategis menengah perangkat daerah melalui beberapa tahapan, yaitu:

  • Persiapan penyusunan Renstra
  • Penyusunan rancangan awal Renstra Perangkat Daerah
  • Penyusunan rancangan Renstra Perangkat Daerah
  • Pelaksanaan Forum Perangkat Daerah/Lintas Perangkat Daerah
  • Perumusan rancangan akhir Renstra Perangkat Daerah
  • Penetapan Renstra Perangkat Daerah

Renstra Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan untuk periode lima tahun yang memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan. Dokumen ini berfungsi sebagai instrumen kepemimpinan dan proses untuk menjawab pertanyaan pokok, yaitu Apa yang akan diperbuat.

Pada hari kedua workshop, selain melanjutkan penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja OPD, juga dilakukan pemaparan hasil penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja OPD. 

Beberapa OPD yang telah menyusun dokumen perencanaan terbaik dipilih berdasarkan hasil penilaian oleh narasumber dari Kementerian PAN RB, di antaranya Dinas Perkimtan, Dinas Perhubungan, Dinas Budaya dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAPPEDA Kota Tangerang dalam memastikan bahwa perencanaan pembangunan yang dilakukan adalah terintegrasi, efektif, dan sesuai dengan aspirasi masyarakat. 

Dengan demikian, diharapkan pembangunan di Kota Tangerang dapat berjalan secara maksimal dan membawa manfaat langsung kepada masyarakat. (adv)

KOTA TANGERANG
Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Edarkan 1.623 Butir Obat Keras Berbagai Merk di Benda Tangerang, Dua Pelaku Diringkus

Sabtu, 19 September 2026 | 22:20

Jajaran Polsek Benda, Polres Metro Tangerang Kota mengamankan dua orang terduga pelaku peredaran obat keras ilegal dalam Operasi Nila.

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill