Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNEWS.com - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Tangerang berhasil menyelenggarakan Workshop Penyusunan Dokumen Perencanaan Jangka Menengah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Tahun 2025-2029.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya BAPPEDA untuk mempersiapkan perencanaan strategis yang komprehensif dan terintegrasi untuk periode lima tahun mendatang.
Kepala Bappeda Kota Tangerang, Dr. Hj. Yeti Rohaeti, AP., M.Si menjelaskan, bahwa workshop ini diisi oleh narasumber dari Kementerian PAN RB yang memberikan materi tentang tata cara penyusunan rencana strategis (Renstra) OPD.
Materi ini meliputi Analisis Pohon Masalah, Penyusunan Pohon Kinerja, dan Penyusunan Indikator Kinerja. Selain itu, narasumber juga membahas tentang Critical Success Factor (CSF), yaitu area atau aspek-aspek kunci yang berpengaruh dalam mewujudkan kinerja.
Dijelaskan bahwa apabila CSF tercapai, maka outcome atau hasil berpotensi besar untuk tercapai.
Selama workshop, OPD didampingi oleh Kementerian PAN RB dan Binwil Bappeda dalam penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja. Setiap OPD diminta untuk membuat CSF dan identifikasi permasalahan spesifik pada masing-masing unit.
Contoh pembuatan identifikasi permasalahan perangkat daerah juga disampaikan, dan OPD diminta untuk membuat identifikasi permasalahan pada masing-masing unitnya.
Workshop ini sangat penting dalam rangka persiapan penyusunan perencanaan jangka menengah perangkat daerah Tahun 2025-2029.
Sebelumnya, peserta rapat juga dibekali materi terkait penyusunan dan konsep Renstra, termasuk keterkaitan dan penjabaran sistematika Renstra.
Proses penyusunan dokumen perencanaan strategis menengah perangkat daerah melalui beberapa tahapan, yaitu:
Renstra Perangkat Daerah merupakan dokumen perencanaan untuk periode lima tahun yang memuat tujuan, sasaran, program, dan kegiatan. Dokumen ini berfungsi sebagai instrumen kepemimpinan dan proses untuk menjawab pertanyaan pokok, yaitu Apa yang akan diperbuat.
Pada hari kedua workshop, selain melanjutkan penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja OPD, juga dilakukan pemaparan hasil penyusunan Renstra dan Analisis Pohon Kinerja OPD.
Beberapa OPD yang telah menyusun dokumen perencanaan terbaik dipilih berdasarkan hasil penilaian oleh narasumber dari Kementerian PAN RB, di antaranya Dinas Perkimtan, Dinas Perhubungan, Dinas Budaya dan Pariwisata, Dinas Kesehatan, serta Dinas Lingkungan Hidup.
Kegiatan ini menunjukkan komitmen BAPPEDA Kota Tangerang dalam memastikan bahwa perencanaan pembangunan yang dilakukan adalah terintegrasi, efektif, dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan pembangunan di Kota Tangerang dapat berjalan secara maksimal dan membawa manfaat langsung kepada masyarakat. (adv)
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGPolresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menangkap dua anggota sindikat pengiriman Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) non-prosedural dengan modus perjalanan wisata ke Jepang.
Sebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.
PLN Group menjalin lima kolaborasi strategis dengan estimasi nilai mencapai Rp3,3 triliun dalam gelaran Electricity Connect 2026 di ICE BSD City, Selasa 22 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews