Connect With Us

Ratusan Siswa SD Unjuk Karya Inovasi Ramah Lingkungan di SMPK Penabur Bintaro

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 2 Februari 2025 | 21:22

Salah satu tim pelajar menunjukkan inovasi karya ramah lingkungan dalam babak final Yes Gen Competition di SMPK Penabur Bintaro Jaya, Kota Tangsel, Sabtu 1 Februari 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Sejumlah siswa tingkat sekolah dasar (SD) membuat berbagai karya inovasi untuk mengatasi masalah lingkungan, dalam Young Entrepreneur Spirit Generation  (Yes Gen) Competition Sekolah Menengah Pertama Kristen (SMPK) Penabur Jakarta.

Kompetisi ini berfokus mendidik Generasi Emas 2045 agar memiliki peran penting memberikan pengetahuan tentang isu lingkungan hidup, membangun kesadaran, dan secara aktif mengajak peserta didik berpartisipasi menjaga alam.

Dalam babak final kompetisi yang digelar di SMPK Penabur Bintaro Jaya, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu 1 Februari 2025, para pelajar ini menunjukkan karya-karya yang luar biasa yang ramah lingkungan, tidak hanya dari bahan dasar pembuatan tapi juga dampaknya.

Yunianto, Kepala SMPK Penabur Bintaro Jaya menjelaskan total peserta dalam kompetisi ini ada sebanyak ratusan siswa dari 42 tim yang berasal dari 10 sekolah.

Di antaranya SDK 6 PENABUR, SDK 9 PENABUR, SDK 10 PENABUR, SDK PENABUR Bintaro Jaya, SDK Tirtamarta BPK PENABUR Cinere, SDK PENABUR Harapan Indah, John Paul’s School Bekasi, SDK PENABUR Depok, SDK PENABUR Kota Wisata, SDK PENABUR Kota Jababeka.

Setelah melalui babak penyisihan sejak 19 Oktober 2024, tersisa 12 tim untuk dipilih menjadi juara 1 sampai 3 dan juara harapan 1 sampai 3 pada babak final, Sabtu 1 Februari 2025.

"YES Gen Competition ini mengajak peserta didik kelas 5-6 SD secara berkelompok membuat proposal sederhana dan materi presentasi terkait isu lingkungan hidup dan solusinya. Mereka saling bersaing mempresentasikan ide terbaik. Pemenangnya akan mendapat uang pembinaan dan piagam, untuk memacu mereka membuat karya yang lebih baik lagi," katanya.

Menurut Yunianto, melalui kompetisi ini, pihaknya kami ingin menanamkan karakter dan kesadaran cinta lingkungan kepada para pelajar, sehingga bisa diterapkan secara nyata di kehidupan sehari-hari. 

"Sebab kesadaran lingkungan saat ini seperti hanya menjadi semboyan saja tapi tidak ada prakteknya. Makanya kami pilih anak-anak SD supaya cinta lingkungan sejak dini, juga menyiapkan Generasi Emas 2045," jelas PIC Penyelenggara YES GEN 2025 ini.

Ferry Marwanti, Kepala Jenjang SMPK Penabur Jakarta menambahkan isu lingkungan hidup saat ini sedang menjadi sorotan tidak hanya di Indonesia tetapi di dunia. Jika diabaikan dan tidak adanya mitigasi, maka hal ini dapat mengancam kelestarian ekosistem.

"Oleh karena itu, kami menggelar YES Gen dengan tema "Tanganku Hijaukan Bumiku", mengajak generasi emas mengekspresikan ide-ide kreatif dan solusi praktis dalam mengatasi berbagai masalah lingkungan," tambahnya.

Sementara itu, dalam babak final tersebut, tim dari SMPK Penabur Depok berhasil meraih juara 1 dengan karya Modifikasi Grease Trap dan Filter Air. Tim ini terdiri dari empat orang bernama Raizel, Gilbert, Alethea dan Quincy yang duduk di kelas 5 SD.

"Jadi kami memodifikasi grease trap dan filter air ini untuk menyaring kotoran dan lemak-lemak dari air yang digunakan untuk mencuri piring, sehingga kotorannya tidak ikut terbuang ke saluran air," jelas Raizel.

Alethea menjabarkan ide awal pembuatan karya ini, timnya terinspirasi saat melihat air got yang sangat kotor dan keruh.

"Untuk proses pembuatannya sebenarnya hanya perlu satu hari, tapi karena kendala waktu kita punya kesibukan masing-masing jadi sekitar selesai satu minggu lebih," terangnya.

SPORT
Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Catat Tanggalnya! bank bjb Gelar The Ultimate10K Series 2026 di Tangerang hingga Semarang

Selasa, 10 Maret 2026 | 22:52

bank bjb resmi meluncurkan rangkaian event lari jarak 10 kilometer bertajuk The Ultimate10K Series Powered by bank bjb, dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi olahraga dan pariwisata.

TOKOH
Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Selamat Jalan, Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia Usai Berjuang Lawan Kanker

Sabtu, 7 Maret 2026 | 18:51

Kabar duka datang dari dunia musik Indonesia. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan meninggal dunia pada usia 35 tahun. Informasi tersebut disampaikan sejumlah musisi Tanah Air melalui media sosial pada Sabtu, 7 Maret 2026, dikutip dari Kompas.

OPINI
Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Hujan Datang, Tangerang Kembali Tergenang

Kamis, 12 Maret 2026 | 17:17

Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan beberapa wilayah di Tangerang terdampak banjir dan macet di berbagai titik hampir selalu muncul setiap musim hujan datang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill