Connect With Us

Mengenal Mini Nursery Program CSR PT KHI untuk Pelestarian Lingkungan, Hasilkan Ribuan Bibit Tanaman

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 6 Desember 2024 | 22:32

PT Korindo Heavy Industry (KHI) telah meluncurkan program CSR Mini Nursery sejak 2022 silam. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Ruang terbuka hijau (RTH) memegang peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan menghadapi tantangan lingkungan seperti polusi serta perubahan iklim. Namun, upaya membangun RTH sering kali terhambat oleh keterbatasan lahan dan tingginya biaya pengadaan bibit tanaman.  

Menjawab tantangan ini, PT Korindo Heavy Industry (KHI) meluncurkan program Mini Nursery sejak 2022. Program ini berawal dari kebutuhan Yayasan Korindo untuk merevitalisasi eks-TPA di Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor, menjadi hutan kota. 

Kini, Mini Nursery berkembang menjadi program berkelanjutan dengan cakupan distribusi bibit yang lebih luas, sehingga dapat dikatakan sebagai program CSR unggulan PT KHI di bidang pelestarian lingkungan.  

Bibit tanaman dari Mini Nursery PT KHI disalurkan ke berbagai pihak, termasuk kelompok tani dan sekolah. Kelompok Wanita Tani (KWT) Mitratani di Desa Gembong dan KWT RT Sahabi di Cisoka, Kabupaten Tangerang, menerima bibit untuk mendukung ketahanan pangan dan perekonomian lokal. Sementara itu, penghijauan sekolah seperti SMPN 3 Balaraja dan SMPN Budang Kaler dilakukan untuk memperluas ruang hijau edukatif. Sejauh ini, PT KHI telah mendistribusikan lebih dari 7.000 bibit tanaman kepada masyarakat. 

Asisten Manager HRD&GA PT KHI Ahmad Aljupri menyebutkan, bibit yang paling diminati masyarakat adalah tanaman produktif seperti cabai dan tomat. Ke depan, PT KHI berencana menambah variasi bibit untuk memenuhi kebutuhan lokal.  

"Jika ada lebih, maka bibit tersebut akan dijual untuk membantu meningkatkan perekonomian mereka," ujarnya.

Pada 28 November, bertepatan dengan Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI), PT KHI ikut berkontribusi dalam program penghijauan tahunan Yayasan Korindo, “Ayo Menanam.” Bibit yang disiapkan berasal dari Mini Nursery dan dirawat oleh petugas khusus untuk memastikan pertumbuhan optimal. 

Bibit tanaman ini meliputi cabai, tomat, sengon, alpukat, kunyit, dan terong, yang melalui proses penyemaian, pemindahan ke polybag, hingga pemeliharaan rutin.  

"Jika bibit sudah mencapai tinggi sekitar 2-3 cm yang memakan waktu sekitar satu mingguan, selanjutnya petugas kami akan mulai melakukan pemeliharaan, termasuk penyiraman tanaman secara rutin," katanya.

Program Mini Nursery ini pun mendapatkan apresiasi luas dari masyarakat yang antusias terhadap keberlanjutan penghijauan.

BANTEN
Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Bisa Ditangani Sejak Dini, Dokter Sayangkan Banyak Pasien Wasir Ogah Periksa Karena Malu

Sabtu, 6 Juni 2026 | 14:34

Wasir atau hemoroid masih menjadi salah satu gangguan kesehatan yang sering dialami masyarakat, namun banyak penderitanya memilih menunda pemeriksaan karena rasa malu dan anggapan bahwa kondisi tersebut merupakan masalah yang tabu untuk dibicarakan

HIBURAN
Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Hotel Santika BSD Angkat Kuliner Pesisir Jawa ke Meja Restoran, Ada Mangut Ikan Kakap Kaya Rempah

Selasa, 2 Juni 2026 | 11:08

Di tengah menjamurnya menu modern, Hotel Santika Premiere ICE BSD City menghadirkan kuliner tradisional Mangut Ikan Kakap sebagai menu spesial yang terinspirasi dari masakan khas pesisir Jawa Tengah dan Yogyakarta.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill