RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak
Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TANGERANGNEWS.com- Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang Nurdin menggelar upacara bendera bersama para aktivis lingkungan dari Koalisi Aktivis Lingkungan Hidup Tangerang (Kalung).
Uniknya, upacara dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-96 ini digelar di tengah Saluran Sungai Cisadane Barat, Senin, 28 Oktober 2024.
Bukan tanpa alasan, gelaran upacara tersebut sebagai simbolis untuk menjaga kelestarian lingkungan, terutama Sungai Cisadane yang menjadi salah satu ikon di Kota Tangerang.
"Saya berharap semangat warga Kota Tangerang untuk menjaga lingkungan terutama Kali Cisadane bisa semakin tumbuh. Dan kita bisa berkolaborasi untuk menjaga kelestarian lingkungan di Cisadane yang menjadi salah satu aset dan kebanggaan warga Kota Tangerang," ujar Nurdin dalam sambutannya.
Selain itu, Nurdin juga mendorong generasi muda Tangerang untuk terus bersikap kreatif dan inovatif demi mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045, serta menjauhi perilaku negatif, seperti tawuran, dan mengedepankan sikap positif yang akan membangun citra baik bagi diri sendiri dan kota.
"Saya berharap kepada anak-anak muda untuk mengembangkan kegiatan-kegiatan yang positif, menghindarkan diri dari aksi tawuran, ya aksi-aksi yang kurang baik harus dihindari karena identitas kita akan ditentukan oleh bagaimana kita bersikap," tukasnya.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045
TODAY TAGDi tengah kepungan polusi udara dan kenaikan suhu di wilayah penyangga Jakarta, konsep Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini bukan lagi sekadar pelengkap estetika bangunan. Paramount Petals Dorong Standar Hunian Modern Lewat Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews