Connect With Us

Ormas PP Intimidasi Vendor Parkir RSU Tangsel Sejak 2023, Bacok dan Bakar Mobil Pekerja

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 26 Mei 2025 | 18:23

Suasana RSUD Tangsel terlihat sepi pasca kericuhan ormas yang berebut lahan parkir dengan pengelola resmi, Kamis 22 Mei 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Polisi mengungkap rangkaian intimidasi dan ancaman yang dilakukan anggota Ormas Pemuda Pancasila (PP) kepada pihak PT BCI, selaku vendor parkir di RSU Tangerang Selatan (Tangsel).

Persoalan itu terjadi sejak tahun 2023, di mana PT BCI menang lelang pengelolaan parkir RSU Tangsel. Namun karena lahan parkir dikuasai ormas PP, pihak vendor membuat surat pemberitahuan ke pada MPC PP Tangsel.

"Pada 2023, vendor berupaya memasang gate di RSUD tersebut. Kemudian vendor mengirim surat agar PP tidak menguasai lahan parkir. Surat sudah dikirim, namun tidak ada respon," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya Kombes Pol Wira Satya Triputra, Senin 26 Mei 2025.

BACA JUGA: 

Ormas Kuasai Aset Pemerintah Dinilai Akibat Pemkot Tangsel Tidak Tegas

Akhirnya, PT BCI mendatangi pihak MPC PP Tangsel. Namun, Ketua MPC berinisial MR menolak meninggalkan lahan tersebut.

"Kemudian PT BCI menunjuk tim kerja memasang gate pos. Tapi saat akan bekerja, pegawai vendor mendapat intimidasi, ormas membacok tim kerja dan membakar mobil tim kerja,” ujar Wira Satya.

Tak sampai di situ, intimidasi terus belanjut saat PT BCI memerintahkan tim kerja memasang instalasi listrik. Ormas PP Tangsel melakukan intimidasi dengan menendang tim pekerja.

Pada 18 Desember 2023, akhirnya dilakukan mediasi di kantor Satpol PP Pemkot Tangsel. Hasilnya, tersangka MR tidak mau meninggalkan lahan RSU.

"Tim pekerja kembali mendapatkan intimidasi dan ancaman oleh lebih dari 30 orang anggota ormas," ungkap Wira Satya.

NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill