Connect With Us

MK Putuskan SD-SMP Wajib Gratis, Pemkot Tangsel Klaim Sudah Duluan

Rangga Agung Zuliansyah | Minggu, 8 Juni 2025 | 21:28

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Bambang Noertjahjo memberi tanggapan soal putusan Mahkamah Konstitusi (MK), yang mewajibkan pemerintah pusat dan daerah menjamin wajib belajar gratis untuk SD dan SMP swasta.

Bambang mengatakan, kebijakan sekolah gratis itu bukan hal baru. Kebijakan itu sudah diimplementasikan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan sejak tahun 2022, dalam bentuk beasiswa bagi siswa SMP Swasta.

“Tangsel sebetulnya sudah mengimplementasikan meskipun dalam bentuk yang tidak sama persis, contohnya dalam bentuk beasiswa SMP Swasta. Beasiswa ini diberikan kepada masyarakat Tangsel yang kebetulan belum bisa masuk ke sekolah negeri yang ada di Tangsel,” kata Bambang, seperti dikutip pada Minggu 8 Juni 2025.

Bambang menerangkan, untuk pendidikan di SD dan SMP Negeri di Kota Tangsel sudah bebas biaya alias gratis.

Sementara untuk SMP swasta diimplementasikan dalam bentuk beasiswa kepada penerima dengan kriteria tertentu. Salah satunya pernah mendaftar dan tidak diterima di SMP Negeri.

“Sebetulnya kita sudah melakukan (bantuan pendidikan gratis) itu, hanya volumenya saja yang belum keseluruh swasta. Kita sudah memulai dan setiap tahun volumenya bertambah,” terang Bambang.

“Kita tunggu menyesuaikan menguatkan yang saat ini sudah ada, karena ini bukan hanya bicara masalah kebijakan dunia pendidikan karena berhubungan dengan masalah penganggaran dan sebagainya, jadi kita masih wait and see,” tambah Bambang.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel Deden Deni mengatakan, beasiswa untuk siswa di SMP Swasta bagi yang tidak diterima di SMP Negeri itu sudah dimulai sejak tahun anggaran 2022.

Program beasiswa bantuan pendidikan SMP Swasta ini, dilakukan secara bertahap setiap tahunnya, total beasiswa diberikan untuk 5.000 siswa.

Beasiswa yang diberikan dalam bentuk pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) di SMP Swasta. Tujuannya, sebagai stimulus agar anak di Kota Tangsel semangat belajar dan berprestasi.

“Anak-anak yang tidak diterima di SMP Negeri tetap bisa sekolah di SMP swasta dan bebas biaya. Kita bantu bayar sekolahnya, bisa mengurangi beban transport dan biaya operasional anak tidak teralu berat. Ini stimulus untuk beprestasi, karena anak fokus belajar, tidak memikirkan biaya sekolah,” papar Deden.

TANGSEL
Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Polsek Serpong Musnahkan 46 Juta Butir Obat Keras Ilegal Senilai Rp230 Miliar

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:52

Polsek Serpong, Polres Tangerang Selatan (Tangsel) memusnahkan sebanyak 46 juta butir obat keras golongan G dengan berbagai jenis. Obat keras itu merupakan hasil penggerebekan gudang di Jalan Raya Bogor, kawasan Kramat Jati, Jakarta Timur.

HIBURAN
Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Gelar Pesta Rakyat 2026, D'Masiv hingga Juicy Luicy Bakal Meriahkan HUT RI di GWK Cultural Park  

Selasa, 4 Agustus 2026 | 18:20

GWK Cultural Park kembali menggelar Pesta Rakyat 2026 untuk menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia.

TOKOH
Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Richard Lee Siap Buka Seluruh Fakta, Tantang Doktif Hadir ke Persidangan

Kamis, 30 Juli 2026 | 14:28

Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill