Connect With Us

Hari Pertama Sekolah, Warga Juga Blokir Akses Jalan SMPN 6 dan SMAN 17 Tangsel Terkait SPMB

Yanto | Senin, 14 Juli 2025 | 15:13

Siswa melewati akses jalan yang diblokir warga untuk menuju SMPN 17 dan SMAN 6 Kota Tangsel, Senin 14 Juli 2025. (@TangerangNews / Yanto)

TANGERANGNEWS.com-Pemblokiran akses jalan oleh warga yang memprotes proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 juga terjadi di Kecamatan Pamulang, tepatnya di SMPN 17 dan SMAN 6 Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kekecewaan warga setelah ada sembilan siswa yang merupakan warga sekitar gagal diterima di dua sekolah tersebut.

Dari pantauan TangerangNews di lokasi, terdapat dua akses menuju SMPN 17 dan SMAN 6 Tangsel yang lokasinya bersebelahan tersebut. Dua sekolah negeri ini terletak di ujung kawasan Perumahan Puri Pamulang, Senin 14 Juli 2025.

Warga memblokir jalan dengan menyegel pintu masuk menggunakan menggunakan spanduk bernada kekecewaan lantaran pihak sekolah mengabaikan hak anak-anak, untuk bersekolah di lingkungannya sendiri. 

Akibatnya, para guru dan siswa pun harus berjalan kaki lebih dari 500 meter menuju SMPN 17 dan SMAN 6 Tangsel di hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran baru 2025/2026. Mereka juga memarkirkan kendaraannya di depan akses masuk yang dibiarkan sedikit longgar. 

"Disegel sudah lebih dari satu minggu sejak masa pendaftaran. Kami (warga) ya kecewa lah, sembilan anak-anak kami, warga sini tidak diterima tanpa alasan yang jelas dari pihak sekolah," ujar Ipong, 54, salah seorang warga Pamulang yang berjaga di pintu masuk. 

Akibat gagal diterima, kata dia, kini kesembilan anak tersebut terpaksa dimasukkan ke sekolah swasta yang ada di wilayah Tangse;

Menurutnya, penyegelan akan terus dilakukan sebagai aksi protes agar pihak sekolah dapat memperbaiki proses penerimaan siswa baru yang dinilai berbelit-belit dan tidak transparan. 

"Tidak ada sosialisasi SPMB, banyak warga yang tidak tahu sistem penerimaan murid baru khususnya pada jalur domisili itu seperti apa," ujarnya.

Sementara itu, meski akses jalur utama disegel warga, proses MPLS di SMPN 17 dan SMAN 6 Tangsel tersebut tetap berjalan diikuti oleh seluruh siswa baru. Namun pihak sekolah tidak berkenan memberikan keterangan kepada wartawan.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

BANTEN
Campak pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Ini Gejala Risiko dan Cara Mencegahnya

Campak pada Anak Jangan Dianggap Sepele, Ini Gejala Risiko dan Cara Mencegahnya

Jumat, 17 April 2026 | 07:26

Campak masih menjadi ancaman kesehatan yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya pada anak-anak.

SPORT
Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Ajak Warga Peduli Kesehatan Mata, RS Mata Achmad Wardi Gelar Run for Vision 2026 di Serang 

Senin, 13 April 2026 | 19:17

RS Mata Achmad Wardi menggelar ajang lari Run for Vision 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun rumah sakit yang jatuh setiap 21 April.

TEKNO
Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Bikin Laporan Polisi dan Kehilangan Bisa Lewat Aplikasi, Sudah Digunakan Polda Banten

Rabu, 15 April 2026 | 22:32

Masyarakat kini dapat membuat laporan polisi (LP) dan laporan kehilangan secara online melalui Super App Polri yang baru saja diluncurkan pada Selasa, 14 April 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill