Connect With Us

Usai Dispill Leony, Wali Kota Tangsel Klarifikasi Soal Anggaran yang Viral

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Selasa, 23 September 2025 | 15:34

Wali Kota Tangsel Benyamn Davnie saat mengklarifikasi terkait pemberitaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024 yang viral, Selasa 23 September 2025. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Setelah viral di media sosial, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akhirnya memberikan klarifikasi terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2024 yang disorot oleh mantan penyanyi cilik Leony Vitria.

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie menjelaskan bahwa LKPD adalah dokumen publik yang memang wajib diketahui masyarakat. Ia mengapresiasi partisipasi publik.

“Pemkot Tangsel menghargai partisipasi aktif masyarakat dalam mengawasi pengelolaan keuangan daerah dan berkomitmen memberikan penjelasan yang faktual, transparan, dan akuntabel,” jelasnya dalam konferensi pers, Selasa 23 September 2025.

Namun, Benyamin menegaskan pentingnya memahami data secara utuh. Menurutnya, dalam LKPD tersebut menggunakan bahasa atau istilah yang perlu perlu dipahami lebih dalam agar tidak keliru.

 

 

Rincian Anggaran yang Disorot

 

1. Suvenir dan Cendera Mata Rp20,48 Miliar

Benyamin mengatakan anggaran ini digunakan untuk seluruh perangkat daerah. Suvenir tersebut berupa perlengkapan ibadah, penghargaan atlet, hingga kebutuhan promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Ia menambahkan, pembelanjaannya melibatkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

 

2. Makan Minum Rapat Rp66 Miliar

Anggaran ini bukan hanya untuk satu dinas. Benyamin menegaskan, dana tersebut tersebar di 37 perangkat daerah, termasuk rumah sakit, puskesmas, dan sekolah negeri.

"Anggaran ini juga mencakup kebutuhan konsumsi pasien di RSUD dan digunakan untuk acara seperti Musrenbang, sosialisasi, hingga pembinaan guru," jelasnya.

 

3. Perjalanan Dinas Rp117 Miliar

Anggaran perjalanan dinas ini dikritisi karena jumlahnya lebih besar dibandingkan dengan anggaran pemeliharaan jaringan yang hanya Rp731 juta. Pemeliharaan jaringan tersebut sempat dipahami sebagai pemeliharan jalan dan fasilitas umum masyarakat.

Padahal sebenarnya itu merupakan kode rekening pemeliharaan jaringan kabel dan pelistrikan untuk kantor Pemkot Tangsel, kantor-kantor kelurahan, kecamatan, hingga sekolah-sekolah.

"Sementara perjalanan dinas tersebar di seluruh perangkat daerah dan kecamatan, yang jumlahnya jauh lebih banyak," kata benyamin.

Benyamin menutup pernyataannya dengan berterima kasih kepada masyarakat yang peduli dan mengimbau agar informasi yang beredar dapat dipahami secara proporsional, agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

"Tapi perlu dipahami konteksnya agar informasi yang beredar benar, utuh, dan proporsional,” tutupnya.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

KOTA TANGERANG
Pemkot Tangsel Gandeng Ombudsman Sikat Pratik Siswa Titipan di SPMB 2026

Pemkot Tangsel Gandeng Ombudsman Sikat Pratik Siswa Titipan di SPMB 2026

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:11

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) mengambil langkah tegas demi memastikan proses Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 berjalan bersih dan adil.

BISNIS
Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Atasi Masalah Hama di Rumah dan Tempat Usaha, ecoCare Pest Padukan Konsep P.E.S.T dan Teknologi Modern

Jumat, 12 Juni 2026 | 13:16

Gangguan hama di rumah maupun area bisnis bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menimbulkan risiko kesehatan serta merusak struktur bangunan.

BANDARA
Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Pulang dari Bangkok Positif Narkoba, BNN Tangkap 10 WNI di Bandara Soetta

Jumat, 12 Juni 2026 | 14:40

Sebanyak 10 orang warga negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari Bangkok, Thailand, langsung ditangkap aparat Badan Narkotika Nasional (BNN) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill