Connect With Us

9 Pelaku Kasus Penyekapan dan Penyiksaan di Pondok Aren Ditangkap, Ada Mobil Dinas Polri di Lokasi

Rangga Agung Zuliansyah, Yanto | Jumat, 17 Oktober 2025 | 22:42

Korban penyekapan dan penyiksaan di Pondok Aren, Tangsel, mengalami luka-luka akibat sabetan benda tumpul. (@TangerangNews / Dok. Resmob Polda Metro Jaya)

TANGERANGNEWS.com-Kasus penyekapan dan penyiksaan yang menimpa empat korban di sebuah rumah di Jalan Eboni 2, Kelurahan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, terungkap.

Sebanyak 9 orang yang terlibat dalam aksi tersebut telah ditangkap aparat Polda Metro Jaya. 

Namun, inisden ini masih menimbulkan tanda tanya terkait adanya mobil berplat Polri beserta baju dinas di dalam rumah tersebut.

 

Kronologi Mencekam: Dari Janji Jual Beli Mobil ke Aksi Penyekapan

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari Kabid Humas Polda Metro Jaya Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, kasus ini berawal dari modus transaksi jual beli mobil secara COD yang berubah menjadi aksi penyekapan yang menegangkan.

Keempat korban yakni Indra alias Riky, istrinya Dessi Juwita, dan dua rekannya Nurul alias Ibenk dan Ajit Abdul Majid.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu, 11 Oktober 2025. Indra yang ditemani Dessi dan dua rekannya bertemu dengan tersangka utama, seorang wanita berinisial NN, 52, di sebuah tempat makan di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan itu, korban telah menyerahkan uang muka senilai Rp49 juta melalui transfer rekening kepada NN.

Namun, saat memesan makanan, suasana berubah drastis. Bukan mobil yang didapat, melainkan penyergapan cepat oleh komplotan pelaku. Beberapa tersangka lainnya langsung datang, merampas handphone dan tas milik keempat korban.

Ade Ary menjelaskan, meskipun para korban dirampas sambil berteriak, para pelaku justru berteriak, "Kooperatif, kooperatif!" Sesaat kemudian, keempat korban langsung dimasukkan secara paksa ke dalam mobil dan dibawa ke lokasi penyekapan di Pondok Aren, Tangsel.

Di rumah tersebut para korban mendapat penyiksan selama berjam-jam secara bergantian dengan dipukul tangan kosong, selang hingga gantungan baju.

Aksi ini baru terungkap ketika Dessy berhasil melarikan diri saat para pelaku tertidur. Ia lalu membuat laporan resmi ke Polda Metro Jaya pada Senin, 13 Oktober 2025.

Gerak cepat Polda Metro Jaya akhirnya berhasil membekuk sembilan pelaku berinisial MAM, 41, VS, 33, HJE, 25, S, 35, APN, 25, Z, 34,  I, dan MA, 39, semuanya pria dan satu wanita berinisial NN, 52.

 

Kapolres Tangsel Enggan Berkomentar

Dalam penangkapan para pelaku, ternyata ditemukan juga keberadaan mobil dinas dan seragam Polri di lokasi. 

Saat dimintai konfirmasi oleh awak media, Kapolres Tangerang Selatan AKBP Victor Inkiriwang, justru enggan berkomentar menimbulkan dan menyerahkan kasus itu kepada Polda Metro Jaya.

"Oh kasus itu, di Pondok Aren kami serahkan ke Polda Metro Jaya," ujar Kapolres di sela-sela konferensi pers keberhasilan penangkapan benih lobster, pada Kamis, 16 Oktober 2025,

Ketika ditanya lebih lanjut mengenai informasi dugaan penggunaan atribut kepolisian oleh para pelaku, Kapolres tetap mengalihkannya ke Polda.

"Biar Polda saja ya, yang memberikan keterangan itu iya," tutupnya.

HIBURAN
Serial TV Crime Terbaik Dunia yang Bisa Ditonton Gratis di Idlix

Serial TV Crime Terbaik Dunia yang Bisa Ditonton Gratis di Idlix

Senin, 11 Mei 2026 | 14:19

Menonton serial bertema kriminal memang selalu memberikan sensasi tersendiri bagi para pecinta hiburan. Mulai dari kasus pembunuhan misterius, aksi mafia internasional, hingga permainan psikologi antara polisi dan penjahat

BISNIS
Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Jasa Pembuatan PT Murah untuk Bisnis Baru: Solusi Legal Cepat dan Aman

Kamis, 7 Mei 2026 | 11:08

Memulai bisnis tanpa legalitas yang jelas bisa menjadi hambatan besar di masa depan. Banyak pelaku usaha akhirnya kesulitan saat ingin bekerja sama dengan perusahaan besar atau mengikuti tender.

TANGSEL
Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Benyamin Target Tuntaskan Bedah 329 Unit Rumah Tidak Layak Huni pada 2026

Minggu, 10 Mei 2026 | 09:20

Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie menargetkan sebanyak 329 unit rumah warga akan dibedah sepanjang 2026. Jumlah tersebut berdasarkan hasil seleksi dari tingkat urgensi di lapangan.

PROPERTI
Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Serpong Jaya Luncurkan 3 Cluster Baru, Tawarkan Hunian Modern Mulai Rp700 Jutaan

Jumat, 8 Mei 2026 | 14:54

Kebutuhan hunian nyaman dan terintegrasi di kawasan penyangga Jakarta terus meningkat seiring perkembangan kehidupan urban.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill