Guru di Tangsel Dipolisikan Gegara Menasehati Murid, Polisi Upayakan Jalan Damai
Rabu, 28 Januari 2026 | 16:44
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
TANGERANGNEWS.com-Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengumumkan bahwa pembayaran gaji pegawai di lingkungan Pemkot Tangsel akan ditunda selama dua bulan pada tahun 2026.
Langkah itu, merupakan upaya menyeimbangkan kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami tekanan akibat adanya koreksi dana transfer dari pemerintah pusat dan Provinsi Banten sebesar Rp510 miliar.
“Saya tunda untuk menyeimbangkan pendapatan dengan belanja. Soal bulannya nanti teknis, tapi kebijakannya dua bulan,” ujar Benyamin, dikutip Selasa 28 Oktober 2025.
Menurutnya, koreksi dana tersebut berdampak langsung pada kemampuan fiskal daerah, sehingga Pemkot harus melakukan penyesuaian terhadap berbagai pos anggaran, termasuk belanja pegawai.
Meski kebijakan ini diprediksi bakal menuai reaksi keras, Benyamin menegaskan langkah tersebut merupakan bentuk tanggung jawab dan disiplin fiskal, agar pengelolaan keuangan daerah tetap sesuai aturan.
“Saya harus mengambil kebijakan ekstrem, mungkin tidak disukai orang, tapi saya tidak ingin melanggar hukum. Anggaran harus seimbang,” tegasnya.
Selain penundaan gaji, Pemkot Tangsel juga akan melakukan evaluasi terhadap sejumlah bantuan keuangan dan hibah daerah, termasuk alokasi untuk KONI serta lembaga pendidikan.
Seorang guru SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dilaporkan ke polisi oleh orang tua muridnya sendiri.
TODAY TAGKabar duka datang dari pesulap Marcel Radhival atau yang lebih dikenal publik sebagai Pesulap Merah. Istri tercintanya, Tika Mega Lestari, dikabarkan meninggal dunia pada Selasa, 27 Januari 2026, dini hari.
Direktur media daring Ekbisbanten.com, Ismatullah, memenuhi undangan klarifikasi di Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Banten pada Senin, 26 Januari 2026.
Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews