Connect With Us

Pemkot Tangsel Terapkan WFH Sampai 30 Maret, Kinerja ASN Dipantau Lewat Sistem Digital

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39

ASN Pemkot Tangsel mengikuti pelatihan teknologi AI. (@TangerangNews / Rangga Agung Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menerapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) hingga 30 Maret 2026.

Langkah ditegaskan oleh Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie sebagai upaya memanusiakan pelayanan publik di tengah kemajuan era digital.

Melalui Kepala Dinas Kominfo Tangsel Tubagus Asep Nurdin, kebijakan ini disebut sebagai jembatan antara profesionalisme kerja dan empati terhadap kondisi pegawai pasca-libur Lebaran.

Meski bisa kerja di mana saja, Wali Kota Tangsel ingin memastikan bahwa pelayanan kepada warga tidak boleh kaku. Fokus utama saat ini adalah respons yang cepat dan tuntas, bukan sekadar kehadiran fisik di kantor.

"Bapak Wali Kota ingin ASN tetap melayani dengan hati, meski raga mereka mungkin masih dalam perjalanan arus balik atau sedang mendampingi keluarga. Pelayanan yang hangat tidak harus selalu lewat tatap muka," ujar Asep, Kamis 26 Maret 2026.

Asep menjelaskan bahwa paradigma kerja ASN kini telah bergeser. Berdasarkan landasan hukum yang kuat, yakni Perpres Nomor 21 Tahun 2023 dan Permen PANRB Nomor 6 Tahun 2022, kinerja pegawai kini diukur melalui output atau hasil kerja nyata, bukan lagi sekadar jam absen.

Meski demikian, kinerja para ASN tetap terpantau lewat sistem digital yang sudah mampu mendeteksi secara otomatis jika ada layanan yang mandek.

"WFA justru sebagai ujian kemandirian bagi ASN untuk bertanggung jawab penuh pada target kerja mereka," jelas Asep.

 

Kesehatan Mental Jadi Prioritas

Salah satu fokus kebijakan ini adalah perhatian Pemkot terhadap kesejahteraan mental pegawai. Dengan menghindari stres akibat kemacetan arus balik yang ekstrem, ASN diharapkan tetap memiliki pikiran yang jernih dan ramah saat melayani masyarakat secara daring.

"ASN yang tenang dan sehat secara mental tentu akan jauh lebih maksimal dalam melayani. Kami tidak ingin mereka dipaksa masuk kantor dalam kondisi kelelahan fisik," tambah Asep.

Asep menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir layanan publik akan terganggu. Transformasi digital di Tangsel memungkinkan pengurusan berbagai keperluan cukup melalui ponsel.

Seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) telah diinstruksikan untuk tetap responsif terhadap laporan warga melalui kanal digital yang tersedia.

Masa WFA ini akan berakhir pada 30 Maret 2026. Setelahnya, seluruh ASN akan kembali melakukan pelayanan tatap muka secara penuh (Work From Office) yang diawali dengan apel bersama sebagai simbol semangat baru dalam melayani kota.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

PROPERTI
Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Grand Boulevard Aniva Jadi Pusat Komersial Baru di Gading Serpong, Punya Lebih dari 10 Fitur Unggulan

Kamis, 10 September 2026 | 14:58

Paramount Land kembali menambah pilihan area komersial dengan menghadirkan Grand Boulevard Aniva ‘The Ultimate Grande Concept’, kawasan terbaru di Aniva @ Paramount Gading Serpong yang menawarkan lebih dari 10 fitur istimewa.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KOTA TANGERANG
PAD Kota Tangerang Naik Rp41 Miliar, Maryono Optimalkan ETPD 

PAD Kota Tangerang Naik Rp41 Miliar, Maryono Optimalkan ETPD 

Sabtu, 26 September 2026 | 08:13

Penerapan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kota Tangerang mulai menunjukkan dampak terhadap pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal itu terlihat dari realisasi PAD Kota Tangerang Semester I 2026

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill