Connect With Us

Warga Resah Jalan Ciater Macet Parah

Redaksi | Minggu, 6 Januari 2013 | 15:17

Jalan Ciater selalu macet. Pemkot Tangsel berencana melebakan jalan tersebut. (tangerangnews / danang)

 TANGERANGNEWS.com-Pengguna jalan sudah mulai resah dengan kemacetan yang kerap terjadi di sepanjang Jalan Ciater Raya, Kelurahan Ciater Kecamatan Serpong Kota Tangsel.
 
Suprianto pengguna jalan menilai kemacetan ini dipengaruhi oleh ruas jalan yang terlalu sempit dan sudah tidak menampung. "Bagaimana tidak macet, kendaraan yang melintas saja berjubel," ucapnya saat melintas.

Suprianto mengatakan dari rumahnya yang terletak di Pamulang Permai dua hingga menuju gerbang Tol BSD dibutuhkan waktu hingga satu jam. "Padahal biasanya cuma 15 menit," katanya.

Sementara Prasetyo warga Serua Permai mengatakan,  kemacetan yang sering terjadi membuat dirinya harus berangkat lebih pagi. "Jika terlambat pasti kendaraan sudah numpuk, macet pasti terjadi parah," katanya.

Prasetyo menambahkan,  kemacetan dialaminya mulai dari Jalan Raya Bukit Serua, Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat hingga Jalan Ciater Raya.
 
Bisa dibayangkan jika ruas jalan yang ada sekarang harus menampung volume kendaraan yang sangat padat. "Yang saya alami dengan waktu sekitar satu jam saya baru bisa memasuki Tol Bsd," tambahnya.


Sementara Pemerintah Kota Tangsel sudah mulai melakukan pelebaran disepanjang Jalan Ciater Raya dengan tahap pembebasan lahan. Hal ini dibenarkan Arifin warga Kelurahan Ciater yang tinggal tepat di pinggir ruas Jalan. "Memang Pemkot Tangsel sudah mulai melakukan pembebasan lahan," ucapnya saat ditemui.

Arifin mengatakan, pembebasan lahan yang dilakukan Pemkot Tangsel sudah mencapai tahap pembayaran, setelah sebelumnya beberapa waktu lalu dilakukan mediasi kesepakatan mengenai harga ganti rugi antara warga dan pihak Pemkot Tangsel. "Ya memang sebagian warga telah menerima pembayaran ganti rugi," ucapnya.

Arifin menambahkan nominal angka yang disepakati hingga Rp3,5 juta permeter persegi. "Namun saya hingga saat ini belum mendapatkan pembayaran, mungkin sedang proses," tambahnya.(DANANG/2013)
 
 
WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 | 22:37

Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn

NASIONAL
Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jalani Terapi Y-90 di RS Mandaya Royal Puri, Tumor Kanker Hati Pasien Mengecil 

Jumat, 18 September 2026 | 18:40

RS Mandaya Royal Puri menjadi salah satu fasilitas kesehatan di Indonesia yang menerapkan Selective Internal Radiation Therapy (SIRT) Y-90 untuk penanganan kanker hati.

KOTA TANGERANG
Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Vaksin Meningitis Jadi Syarat Umrah, Kapan Waktu yang Tepat?

Sabtu, 19 September 2026 | 16:10

Persiapan ibadah Umrah dan Haji bukan hanya soal dokumen perjalanan dan perlengkapan ibadah. Kondisi kesehatan calon jemaah juga perlu dipersiapkan sejak jauh hari, termasuk vaksinasi meningitis

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill