Connect With Us

Jika Aset Pasar Diserahkan, Modal BUMD Bisa Rp500 Miliar

| Kamis, 14 Februari 2013 | 20:17

TANGERANG-Kepala Kantor Penananman Modal Daerah (KPMD) Kota Oting Ruhiyat mengatakan, dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Penyertaan Modal Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ditetapkan sebesar Rp88 miliar. Nilai ini, menurutnya bisa melambung hingga mencapai Rp500 miliar.
 
"Modal awal BUMD bisa mencapai Rp500 miliar, kalau aset pasar yang nantinya ada di bawah BUMD sudah diserahkan," tuturnya, Kamis (14/2).
 
Oting mengatakan, hitung-hitungan modal awal di BUMD itu dari kalkulasi nilai aset yang ada di pasar. Dalam taksiran yang ia ketahui, enam pasar itu nilai asetnya mencapai sekitar Rp350 miliar. Maka, kata Oting, jika dihitung dengan nilai lahan dan harga bangunannya maka nilainya bisa tembus sampai Rp500 miliar. "Kalau itu sudah diserahterimakan ke Tangsel, secara langsung itu akan terakumulasi dengan nilai modal awal BUMD Kota Tangsel," jelasnya.
 
Dieketahui, dalam rancangan regulasi penyertaan modal di BUMD, sebesar Rp88 miliar. Dengan demikian, pada saat aset telah diserahkan, rancangan itu akan direvisi. "Harus, kalau sudah diserahkan harus direvisi lagi perda penyertaan modalnya," jelasnya.
 
Maka dari itu, menurut Oting, akan lebih baik jika aset itu diserahkan dalam waktu dekat ini. Sebab bisa saja, setelah aset diserahkan, di pembahasan pansus penyertaan modal bisa dimasukkan hitung-hitungan nilai aset menjadi nilai modal dasar. "Karena asetnya belum diserahkan, nilai modal dasarnya tidak bisa kita besarkan," paparnya.
 
Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangsel Pilar juga menkatakan hal yang sama. Dalam hal penyerahan aset, kata Pilar, sejatinya diserahkan tahun ini. "Sesuai dengan ketentuan, tahun ini menjadi batas akhir penyerahan aset. Seharusnya, memang sudah diserahkan ke kita," jelasnya.(DRA)

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

TEKNO
Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Terbaru! Ini Rekomendasi Software Absensi Terbaik Tahun 2026

Selasa, 3 Februari 2026 | 20:28

Di tahun 2026, sistem kerja perusahaan semakin dinamis. Banyak bisnis sudah menerapkan hybrid working, multi-shift, hingga operasional lintas lokasi. Karena itu, absensi manual seperti tanda tangan atau spreadsheet sudah tidak lagi relevan.

OPINI
Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Kecelakaan Berulang di Pasar Kemis: Ketika Tragedi Bukan Lagi Kebetulan

Sabtu, 14 Februari 2026 | 19:24

Rangkaian kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang, khususnya di Pasar Kemis, rasanya sudah sulit dianggap sekedar kebetulan. Belum ada satu bulan, setidaknya empat kecelakaan terjadi di wilayah yang kurang lebih sama.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill