Connect With Us

Dishub Tangsel Enggan Tutup Perlintasan KA Liar Rawabuntu

| Senin, 4 Maret 2013 | 17:20

Mobil Taruna tiba-tiba mesinnya mendadak mati di rel Kereta Api. Tak korban jiwa dalam peristiwa tersebut. namun, kondisi Taruna ringsek. (Laka Kereta / tangerangnews)

 

TANGERAN
G- Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Selatan mengaku belum bisa menutup perlintasan liar di jalur Kereta Api Rawabuntu, Tangerang Selatan. Untuk saat ini Dishub masih meminta masyarakat untuk berhati-hati melewati perlintasan Kereta Api.

'Lintasan liar itu sudah sejak zaman belanda,' kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan, Mursan, Senin (4/3).

Menurut Mursan, penutupan ini harus berkordinasi dengan warga setempat, karena warga banyak yang mencari nafkah di perlintasan liar tersebut. Penutupan secara sepihak bisa membuat warga marah.

Bahkan sampai saat ini, Dinas Perhubungan belum memiliki data yang pasti mengani jumlah perlintasan liar di Tangerang Selatan ketika ditanya Republika. Mursan hanya mengatakan, banyak perlintasan liar di Tangerang Selatan, salah satunya di dekat Stasiun Rawabuntu yang hanya berjarak sekitar 100 meter.

Perlintasan liar ini menyangkut tidak adanya standar keamanan untuk melintasi rel Kereta Api, seperti petugas pintu kereta dan palang pintu kereta. Mursan mengatakan, seharusnya ada penataan ulang dari PT KAI dan meninjau lokasi perlintasan liar.

'Kewenangan PT KAI adalah untuk beri palang pintu bagi perlintasan kereta,' kata Mursan

Untuk saat ini Dinas Perhubungan Kota Tangerang Selatan hanya mengandalkan masyarakat untuk mengatur lalu lintas kendaraan melewati rel kereta. Mursan mengatakan, masyarakat Rawabuntu pernah meminta PT KAI untuk membuat pintu perlintasan.

'Tapi belum ada tanggapan dari PT KAI,' katanya. (RAZ)
 
 
BANTEN
Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Pemprov Banten Usulkan Perampingan Dinas PUPR dan Perkim agar Gampang Eksekusi Program

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:46

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mulai mengusulkan perampingan dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

BISNIS
Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Ratusan UMKM di Kawasan BSD Diajari Promosi Pakai AI

Sabtu, 23 Mei 2026 | 22:28

Ratusan UMKM di kawasan BSD City, Tangerang, diajari pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk promosi hingga dapat meningkatkan daya saing.

KOTA TANGERANG
39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

39,7 Ton Sampah Diangkut dari Aliran Kali Sabi Tangerang untuk Cegah Banjir

Sabtu, 23 Mei 2026 | 21:51

Sebanyak 39,7 ton sampah berhasil diangkut dari aliran Kali Sabi, Kelurahan Cibodas, Kota Tangerang, dalam aksi pembersihan massal yang berlangsung pada Sabtu, 23 Mei 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill