Connect With Us

120.000 Video Konten Seksual Anak di YouTube Dihapus

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 27 Oktober 2021 | 21:39

Ilustrasi Youtube. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Lebih dari 120.000 video konten seksual eksplisit yang menampilkan anak-anak atau konten yang mengeksploitasi anak di bawah umur secara seksual dihapus oleh YouTube.

YouTube telah melakukan penghapusan video tersebut di paruh pertama tahun ini. YouTube juga mencatat bahwa sebagian besar konten yang dihapus telah ditarik sebelum mencapai 10 penayangan.

"Tidak ada masalah yang lebih penting daripada keselamatan dan kesejahteraan anak-anak kami secara online dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Anda untuk mengatasi tantangan ini," kata Leslie Miller, Wakil Presiden urusan pemerintahan dan kebijakan publik YouTube, seperti dilansir dari Okezone, Rabu 27 Oktober 2021.

Lessie menambahkan, YouTube telah berinvestasi secara ekstensif dalam teknologi pembelajaran mesin terkemuka di industri yang mengidentifikasi potensi bahaya dengan cepat dan dalam skala besar.

Pada kuartal kedua tahun 2021, YouTube telah menghapus 1,87 juta video karena melanggar kebijakan keselamatan anak, di mana 85 persen dihapus sebelum ditonton 10 penayangan.

Secara keseluruhan di kuartal kedua, Violative View Rate (VVR) YouTube memperkirakan proporsi penayangan video dari konten yang melanggar Pedoman Komunitas situs yang tidak termasuk spam sebesar 0,19 persen hingga 0,21 persen.

TEKNO
Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Kemendikdasmen Dorong Pembelajaran Berbasis AI Lewat Program Terpujilah GURU

Jumat, 25 September 2026 | 21:19

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI mendorong pemanfaatan Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) oleh tenaga pendidik dalam metode pembelajaran di ruang kelas lewat program Terpujilah GURU 2026

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Ayo Daftar! PLN Mobile Jawara Run 2026 Dibuka 28 September, Bisa Dapat Cashback Token Listrik Rp50 Ribu

Ayo Daftar! PLN Mobile Jawara Run 2026 Dibuka 28 September, Bisa Dapat Cashback Token Listrik Rp50 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 18:57

Pendaftaran PLN Mobile Jawara Run 2026 segera dibuka. Masyarakat yang ingin mengikuti event lari tersebut dapat melakukan registrasi mulai 28 September hingga 3 Oktober 2026 melalui aplikasi PLN Mobile.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill