KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan
Senin, 7 September 2026 | 15:29
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
TANGERANGNEWS.com-Lebih dari 120.000 video konten seksual eksplisit yang menampilkan anak-anak atau konten yang mengeksploitasi anak di bawah umur secara seksual dihapus oleh YouTube.
YouTube telah melakukan penghapusan video tersebut di paruh pertama tahun ini. YouTube juga mencatat bahwa sebagian besar konten yang dihapus telah ditarik sebelum mencapai 10 penayangan.
"Tidak ada masalah yang lebih penting daripada keselamatan dan kesejahteraan anak-anak kami secara online dan kami berkomitmen untuk bekerja sama dengan Anda untuk mengatasi tantangan ini," kata Leslie Miller, Wakil Presiden urusan pemerintahan dan kebijakan publik YouTube, seperti dilansir dari Okezone, Rabu 27 Oktober 2021.
Lessie menambahkan, YouTube telah berinvestasi secara ekstensif dalam teknologi pembelajaran mesin terkemuka di industri yang mengidentifikasi potensi bahaya dengan cepat dan dalam skala besar.
Pada kuartal kedua tahun 2021, YouTube telah menghapus 1,87 juta video karena melanggar kebijakan keselamatan anak, di mana 85 persen dihapus sebelum ditonton 10 penayangan.
Secara keseluruhan di kuartal kedua, Violative View Rate (VVR) YouTube memperkirakan proporsi penayangan video dari konten yang melanggar Pedoman Komunitas situs yang tidak termasuk spam sebesar 0,19 persen hingga 0,21 persen.
TODAY TAGUlama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Bagi sebagian besar orang, dunia akademik dan politik adalah dua kutub yang berbeda. Yang satu adalah menara gading tempat para pemikir memburu kebenaran, sementara yang lain adalah arena berlumpur tempat kekuasaan diperebutkan.
Kawasan perkotaan memiliki permintaan kuliner yang tinggi karena mobilitas dan gaya hidup penghuninya yang sibuk. Misalnya, area padat seperti Tangerang membuka peluang bagi beragam konsep makanan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews