Connect With Us

PeduliLindungi Berubah Jadi SATUSEHAT, Begini Cara Update Aplikasinya

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 1 Maret 2023 | 13:34

Ilustrasi transisi aplikasi PeduliLindungi menjadi SATUSEHAT Mobile (@TangerangNews / Fahrul Dwi Putra)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia resmi merubah aplikasi PeduliLindungi menjadi SATUSEHAT Mobile, Rabu 1 Maret 2023.

Perubahan ini sebelumnya telah diberitahukan Kemenkes melalui akun Twitter resmi PeduliLindungi di @PLindungi pada 25 Januari 2023 lalu.

Sementara itu, Kemenkes telah memberitahukan informasi transisi aplikasi tersebut sejak 27 Februari 2023 yang lalu.

Namun, perubahan aplikasi PeduliLindungi menjadi SATUSEHAT terlebih dahulu diperuntukkan bagi pengguna iOS. 

"Pengguna iOS dapat mengupdate aplikasi menjadi SATUSEHAT Mobile pada 1 Maret 2023. Sementara pengguna Android akan menyusul secara bertahap dalam waktu dekat," dikutip dari akun @PLindungi, Rabu 1 Maret 2023.

Meski berganti nama, pengguna masih dapat mengakses fitur-fitur yang ada di PeduliLindungi, seperti  check-in, sertifikat vaksin COVID-19, dan cek tes Antigen/PCR secara near real-time.

"Ke depannya, SATUSEHAT Mobile akan menghadirkan fitur dan layanan kesehatan terintegrasi yang #GakCumaCOVID19. Mulai dari fitur diari kesehatan, sertifikat vaksin dewasa dan imunisasi anak, hasil tes lab, hingga resume medis elektronik!," tulis Kemenkes.

Berikut adalah cara memperbarui aplikasi PeduliLindungi menjadi SATUSEHAT untuk pengguna iOS.

1. Aplikasi akan terupdate secara otomatis, atau dengan cara manual:

- Buka App Store

- Cari 'SATUSEHAT Mobile'

- Klik tombol 'update'

- Buka 'SATUSEHAT Mobile'

2. Beri persetujuan dengan cara mencentang 'Syarat Penggunaan' untuk mengakses SATUSEHAT Mobile

3. Login ke aplikasi SATUSEHAT Mobile menggunakan nomor Handphone (HP) yang sudah terdaftar di PeduliLindungi

Lantaran tingginya akses pengguna yang mengunduh, aplikasi SATUSEHAT sempat mengalami kendala server down. Bahkan, hingga sertifikat vaksin yang dimiliki para pengguna menghilang.

Untuk itu, Kemenkes mengimbau agar masyarakat menggunakan kartu atau sertifikat vaksin dalam bentuk fisik agar dapat digunakan dalam keperluan tertentu.

"Kami menghimbau untukk sementara waktu masyarakat dapat menggunakan kartu maupun sertifikat vaksin yangg telah dimiliki secara fisik maupun tersimpan secara digital untuk kepentingan aktivitas tertentu," kata Kemenkes.

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

BISNIS
Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Bos Media Lokal Khawatir Link Tax Putus Trafik, Tolak Sentralisasi Kompensasi Lewat LMK

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 09:33

Sejumlah pimpinan media lokal menolak wacana sentralisasi kompensasi penggunaan konten berita melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) dalam pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

TANGSEL
Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Pastikan Terjadi Ledakan Hebat di Pasar Cimanggis Ciputat, Polisi Cek TKP

Rabu, 14 Oktober 2026 | 19:40

Insiden ledakan besar mengguncang kompleks ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Rabu 14 Oktober 2026, sekitar pukul 18.30 WIB.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill