Connect With Us

Habis Bjorka Terbitlah LockBit, Klaim Bocorkan Data BSI

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 16 Mei 2023 | 14:40

Ilustrasi Hacker. (@tangerangnews 2017 / Denny Bagoes Irawan)

TANGERANGNEWS.com- Kelompok peretas LockBit mengklaim telah menyebarkan data yang berhasil dicuri dari Bank Syariah Indonesia (BSI) sebesar 1,5 terabite ke dark web mirip seperti kasus Bjorka.

"Masa negosiasi telah berakhir, dan grup ransomware LockBit akhirnya mempublikasikan semua data yang dicuri dari Bank Syariah Indonesia di dark web," tulis akun Fusion Intelligence Center, @darktracer_int.

Dalam utas tersebut, terlihat tangkapan latar beberapa data yang dibagikan oleh LockBit. Beberapa data tersebut berupa operasional, transaksi, marketing, hingga database lainnya.

Tak hanya itu, kelompok ransomware itu juga memberikan beberapa saran kepada para nasabah BSI yang telah tercuri datanya.

"Sangat Penting, hentikan penggunaan BSI. Orang-orang ini tidak tahu bagaimana melindungi uang dan informasi pribadi Anda dari penjahat. Mereka bahkan tidak bisa mendapatkan situs mereka dalam seminggu. Hal terbaik yang bisa dilakukan penjahat kecil ini adalah membohongi wajah klien mereka, menghapus komentar di Twitter, dan membesarkan perut," tulis LockBit.

Selain itu, LockBit pun meminta para nasabah untuk memberi tahu keluarga maupun teman agar tidak lagi menggunakan BSI.

"Mintalah keluarga dan teman Anda untuk berhenti menggunakan BSI. Hal ini menjadi poin yang tidak kalah penting karena peringatan kami tentang tidak bertanggung jawabnya bank ini tidak akan sampai ke semua nasabah BSI," imbuhnya.

LockBit pun menyebut BSI harus memberikan kompensasi kepada para nasabah. Bahkan, nasabah diminta untuk menuntut pihak bank ke pengadilan.

"BSI harus memberikan kompensasi kepada Anda atas masalah yang Anda timbulkan. Jika Anda menemukan satu baris pun tentang diri Anda (Anda akan menemukannya) - pergi ke pengadilan, ajukan gugatan class action terhadap BSI. Mereka melanggar undang-undang privasi data dengan membocorkan informasi dan membuat Anda menunggu dan khawatir saat "pekerjaan teknis" sedang berlangsung, ketika mereka dapat membayar kami dan itu akan bekerja pada hari yang sama," jelas LockBit.

Sebagai informasi, kelompok peretas LockBit sebelumnya sempat mengancam akan membocorkan data BSI apabila tidak memenuhi tebusan dengan batas waktu 16 Mei atau 72 jam sejak pengumuman serangan siber itu tersebar ke publik seperti dikutip dari detik.com pada Selasa, 16 Mei 2023.

"Kami tidak mengungkapkan kerentanan dalam sistem BSI dan staf bank yang dikompromikan, jadi kami menyimpan sebagian kecil dari data yang paling menarik untuk diri kami sendiri untuk pasca-eksploitasi. Sampai berjumpa lagi," kata Lockbit.

Kasus dugaan peretasan ini mulai terkuak imbas adanya gangguan layanan perbankan mobile milik BSI sejak Senin, 8 Mei 2023. 

KAB. TANGERANG
Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Kerangka Manusia Kembali Ditemukan di Pasar Kemis, Hasil Forensik Sebut Laki-laki Berusia 50 Tahun

Jumat, 25 September 2026 | 21:34

Penemuan kerangka manusia kembali menghebohkan warga di Kelurahan Kuta Bumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

HIBURAN
VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

VIVERE Hotel Hadirkan “Big Days, Open Doors”, Open House untuk Konsultasikan Acara Pernikahan 

Senin, 21 September 2026 | 17:09

VIVERE Hotel, ARTOTEL Curated menghadirkan open house dengan konsep berbeda melalui “Big Days, Open Doors”.

KOTA TANGERANG
Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Maryono Buka Gymnastics Tangerang Open, 504 Atlet Berebut Piala Wali Kota

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Sebanyak 504 atlet dari berbagai daerah di Indonesia mengikuti Gymnastics Tangerang Open Piala Wali Kota yang digelar di TCC Cimone, Kota Tangerang, Sabtu 26 September 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill