Connect With Us

Bjorka Muncul Lagi, Warganet Sebut Cuma Pengalihan Isu

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 14 Maret 2023 | 12:17

Ilustrasi peretasan situs dan data. (@TangerangNews / Shutterstock)

TANGERANGNEWS.com- Sosok peretas misterius Bjorka kembali beraksi usai lama menghilang namanya dari media sosial.

Mengutip dari utas Twitter @p4c3n0g3, Bjorka mengklaim telah meretas data dari BPJS Ketenagakerjaan dengan jumlah mencapai 5GB data pada 12 Maret 2023, lalu. 

Sebanyak 19 juta data BPJS Ketenagakerjaan telah berhasil disusupi oleh Bjorka. Lalu, data tersebut dihargai sebesar USD10.000.

"Bjorka kembali lagi! Kemaren tanggal 12 Maret 2023 Bjorka mengklaim memiliki 5GB data BPJS Ketenagakerjaan," tulisnya.

Sementara itu, Bjorka memberikan sampel sebanyak 100 ribu data berupa informasi pribadi untuk diakses yang berasal dari Daerah Istimewa Aceh.

"Ada 100k sampel data yang berisi NIK, NAMA LENGKAP, TGL LAHIR, ALAMAT, NO HP, EMAIL, JENIS PEKERJAAN, NAMA PERUSAHAAN, dll. Sampel data yang diberikan berasal dari provinsi DI Aceh," sambungnya.

Namun, setelah dilakukan pencocokkan data menggunakan aplikasi pelacak nama nomor handphone, sejumlah informasi dari data tersebut tidak sesuai.

"Karena tidak ada data pembanding, saya coba cari informasi nomor HP yang ada pada sampel data di getcontact/truecaller & mencocokan dengan namanya tapi ada beberapa data tidak sama," jelas akun @p4c3n0g3.

Sementara itu, kemunculan Bjorka kali ini tampaknya tidak mendapat respon yang baik dari masyarakat khususnya warganet seperti pada awal September 2022 silam.

Pasalnya, Bjorka digadang-gadang hanya sebuah pengalihan isu dari kasus gaya hedonisme para pejabat yang saat ini tengah jadi sorotan.

"Pernah kepikiran gaksih, kalo Bjorka itu ternyata orang pemerintah tp cuman kaya buat pengalih isu aja seakan2 dia musuh pemerintah, biar masyarakat tuh kegocek. Eh paham gaksih maksudku," tulis akun @sukaseblakpedas.

"gabisa mengalihkan isu dengan nangkap artis narkoba, dicoba pake jalur bjorka. abis ini kira kira pake jalur apa lagi," tulis akun @alrasyyd dikutip, Selasa 14 Maret 2023.

"Ga ngaruh juga, udah biasa data pribadi cuma jadi bungkus nasi. Mending Bjorka bongkar2 pejabat yang korupsi dan harta mereka yg disembunyikan," tulis akun @pakde_lukm4n.

Adapun pihak BPJS Ketenagakerjaan melalui akun resminya menyebut telah menindaklanjuti terkait dugaan peretasan data tersebut.

"Kami sedang melakukan koordinasi dan investigasi terkait kebenaran informasi adanya peretasan data, bersamaan dengan itu kami juga melakukan peningkatan keamanan sistem teknologi informasi sebagai tindakan preventif," kata BPJS Ketenagakerjaan.

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

BANDARA
Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Ada Lomba HUT RI Hingga Hiburan Seni Budaya di Bandara Soekarno-Hatta, Ini Jadwalnya

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 18:39

Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) tidak hanya mempercantik kawasan terminal dengan ribuan ornamen merah putih, tetapi juga menghadirkan berbagai aktivasi interaktif

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill