Connect With Us

Aplikasi BSI Mobile Eror, Ini Penjelasannya

Fahrul Dwi Putra | Senin, 8 Mei 2023 | 14:18

ilustrasi aplikasi BSI Mobile eror (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Aplikasi perbankan Bank Syariah Indonesia (BSI) Mobile mengalami gangguan atau eror, sehingga para pengguna tidak dapat melakukan aktivitas transaksi pada Senin, 8 Mei 2023.

Sontak hal itu menimbulkan keriuhan di media sosial Twitter, sejumlah pengguna melaporkan gangguan dari aplikasi BSI Mobile sejak pukul 08.00 WIB hingga siang ini.

Dalam foto yang beredar, tampak aplikasi BSI Mobile memunculkan notifikasi bertuliskan "Permintaan tidak dapat diproses (100)" atau "Permintaan kehabisan waktu".

Imbasnya, para pengguna tidak dapat mengakses layanan dari BSI Mobile, salah satunya pengecekan saldo maupun penarikan uang tunai di ATM.

Menanggapi hal itu, Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo menjelaskan, saat ini BSI tengah melakukan pemeliharaan sistem pada layanan  e-Channel, termasuk layanan aplikasi.

"Kami sampaikan bahwa Bank Syariah Indonesia tengah melakukan maintenance sistem sehingga tidak dapat diakses sementara waktu dan akan kembali ke kondisi normal secepatnya," kata Gunawan dalam keterangan tertulisnya.

Gunawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan dalam melakukan transaksi keuangan. Ia pun memastikan seluruh dana milik nasabah tetap aman.

Gunawan mengimbau agar nasabah selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan BSI.

"Jangan pernah memberikan PIN, OTP, maupun password kepada siapapun termasuk pegawai BSI," imbuhnya.

Untuk itu, Nasabah diminta hanya menghubungi nomor resmi Bank Syariah Indonesia Call di 14040 untuk informasi lebih lanjut.

AYO! TANGERANG CERDAS
Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Lulusan Sulit Terserap Kerja, Pemprov Banten Bakal Hapus Jurusan Akutansi dan Manajemen di SMK

Kamis, 7 Mei 2026 | 21:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten akan mengevaluasi sejumlah jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) yang dinilai sudah tidak lagi sebanding dengan kebutuhan dunia kerja.

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill