Bus ke Baduy Tarif Rp 1 Berlaku Terbatas, Hanya Akhir Pekan Selama Sebulan
Senin, 27 April 2026 | 07:36
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TANGERANGNEWS.com- Aplikasi perbankan Bank Syariah Indonesia (BSI) Mobile mengalami gangguan atau eror, sehingga para pengguna tidak dapat melakukan aktivitas transaksi pada Senin, 8 Mei 2023.
Sontak hal itu menimbulkan keriuhan di media sosial Twitter, sejumlah pengguna melaporkan gangguan dari aplikasi BSI Mobile sejak pukul 08.00 WIB hingga siang ini.
Dalam foto yang beredar, tampak aplikasi BSI Mobile memunculkan notifikasi bertuliskan "Permintaan tidak dapat diproses (100)" atau "Permintaan kehabisan waktu".
Imbasnya, para pengguna tidak dapat mengakses layanan dari BSI Mobile, salah satunya pengecekan saldo maupun penarikan uang tunai di ATM.
Menanggapi hal itu, Corporate Secretary BSI Gunawan A. Hartoyo menjelaskan, saat ini BSI tengah melakukan pemeliharaan sistem pada layanan e-Channel, termasuk layanan aplikasi.
"Kami sampaikan bahwa Bank Syariah Indonesia tengah melakukan maintenance sistem sehingga tidak dapat diakses sementara waktu dan akan kembali ke kondisi normal secepatnya," kata Gunawan dalam keterangan tertulisnya.
Gunawan menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah atas ketidaknyamanan dalam melakukan transaksi keuangan. Ia pun memastikan seluruh dana milik nasabah tetap aman.
Gunawan mengimbau agar nasabah selalu waspada dan berhati-hati terhadap segala bentuk modus penipuan yang mengatasnamakan BSI.
"Jangan pernah memberikan PIN, OTP, maupun password kepada siapapun termasuk pegawai BSI," imbuhnya.
Untuk itu, Nasabah diminta hanya menghubungi nomor resmi Bank Syariah Indonesia Call di 14040 untuk informasi lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten meluncurkan program pembayaran berbasis QRIS untuk akses transportasi menuju kawasan wisata Baduy.
TODAY TAGGelandang Persita Tangerang asal Korea Selatan (Korsel) Bae Sin-yeong berpeluang akan segera membela Timnas Indonesia melalui proses naturalisasi.
Keberuntungan luar biasa menghampiri Muhamad Rizal Ramdani, seorang petugas keamanan (sekuriti) asal Serang, Banten.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melakukan pendataan pada area perlintasan KRL yang tidak mempunyai palang pintu di wilayahnya.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews