Connect With Us

Bank Syariah di Kunciran Tangerang Dirampok

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 23 November 2016 | 14:00

Sebuah ruko koperasi syariah BMT Masjid Al Azhar di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, disatroni rampok, Rabu (23/11/2016). Pelaku sempat melukai pegawai dan membawa uang puluhan juta. (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com-Sebuah ruko koperasi syariah BMT Masjid Al Azhar di Jalan Sultan Ageng Tirtayasa, Kelurahan Kunciran, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, disatroni rampok, Rabu (23/11/2016). Pelaku sempat melukai pegawai dan membawa uang puluhan juta.

 

Berdasarkan keterangan warga, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.30 WIB. Ketika itu, koperasi sedang dijaga satu orang pegawai wanita, Khusnul. Sementara dua pegawai lainnya sedang ke luar.

 

"Saat itu kondisi sedang ramai, di samping koperasi ada promo susu. Jadi kurang ada yang memperhatikan. Kemudian satu orang pelaku masuk dan langsung mengancam," kata Adnan.

 

Pelaku lalu memaksa korban memberitahu tempat penyimpanan uang. Bahkan pelaku sempat memukul kepala korban dengan benda tumpul hingga luka robek.

 

"Pelaku kemudian kabur dan membawa uang. Jumlahnya kurang tahu, katanya sih puluhan juta," jelasnya.

 

Sebelum melarikan diri, pelaku sempat membakat barang-barang di dalam koperasi. Diduga hal itu dilakukan untuk menghilangkan jejak.

 

"Warga melihat sudah ada kepukan asap. Dikirain kebakaran. Saat korban keluar minta tolong, baru diketahui ada perampokan. Korba langsung dibawa ke rumah sakit," katanya.

 

Kapolsek Cipondoh Kompol Bayu Suseno mengatakan, informasi awal yang dia dapatkan adanya perampokan dan pelaku masih di dalam koperasi. Pihaknya pun langsung ke lokasi untuk penangkapan.

 

"Saat tiba, kondisinya banyak asap jadi kita belum berani masuk. Setelah asap reda baru kita masuk, tapi ternyata pelaku sudah tidak ada," katanya.

 

Korban sendiri berhasil keluar setelah dibantu temannya, pegawai di toko sebelah. Dari hasil olah TKP, ada kertas-kertas yang dibakar. Kerugian sendiri masih belum diketahui.

 

"Jumlah pelaku belum diketahui, begitu juga dengan keruguan, karena belum ada saksi yang bisa dimintai keterangan. Masih kita selidiki lebih dalam," katanya.

BANTEN
Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Pabrik Sepatu di Lebak Tutup hingga PHK 2.000 Buruh, Pungli dan Intimidasi Ormas Disorot

Senin, 2 November 2026 | 18:33

Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bertahap yang menimpa sekitar 2.000 pekerja akibat penutupan pabrik sepatu PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 di Kabupaten Lebak, Banten, menjadi sinyal bahaya bagi keberlangsungan iklim investasi daerah.

BISNIS
YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

YesssCredit Tawarkan Bunga Mulai 0% hingga Gratis Cicilan Lewat Roadshow di Tangerang

Selasa, 3 November 2026 | 17:57

YesssCredit, perusahaan pembiayaan berizin yang telah diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), menawarkan program pembiayaan yang mudah kepada masyarakat Tangerang dalam roadshow perdana di Tangcity Mall.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill