Connect With Us

Khusus Warga Tangerang, Simak Cara Dapat Uang Rp9 Juta dari Buat Video 

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 18 Oktober 2023 | 17:39

ilustrasi uang insentif. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kemajuan teknologi yang sangat pesat seperti saat ini semakin memudahkan untuk mencari pundi-pundi penghasilan tambahan, salah satunya ialah dengan membuat karya video.

Pasalnya, dengan membuat video yang menarik dapat mengunggahnya ke media sosial untuk memperoleh iklan, atau ikut serta dalam kegiatan lomba video.

Salah satunya ialah lomba video berkebun khusus untuk warga Kota Tangerang yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.

Lomba video berkebun ini mengusung tema bertajuk Ketahanan Pangan Mandiri Perkotaan dalam konteks dampak El Nino (kemarau panjang) dan Perubahan Lingkungan serta Produksi Berkelanjutan. 

"Kami ingin memberikan semangat kembali kepada masyarakat dalam berkebun," ujar Kepala DKP Kota Tangerang, Muhdorun.

Lanjutnya, lomba ini dibuka dengan dua kategori, yakni kebun yang memanfaatkan pekarangan rumah dengan luas lahan kurang dari 100 meter persegi, dan juga dengan luas lahan lebih dari 100 meter persegi.

Adapun batas akhsu pendaftaran lomba video berkebun pada 29 Oktober 2023 dengan masa penilaian video pada 30 Oktober hingga 4 November 2023.

"Nantinya para pemenang akan mendapatkan uang tunai di antaranya Juara 1 senilai Rp2 juta, Juara 2 sebesar Rp1.5 juta, dan Juara 3 sebesar Rp1 juta, untuk masing-masing kategori," terangnya.

Berikut syarat dan cara mengikuti lomba video berkebun di Kota Tangerang.

Materi Video

  1. Peserta lomba berkebun di rumah tangga dan menampilkan materi pemanfaatan pekarangan milik sendiri dan pekarangan tersebut berada di Kota Tangerang.
  2. Substansi cerita dan video yang dibawakan berkarakter nasionalisme, jujur, religius, peduli lingkungan, tanggung jawab, kerja keras, kreatif, inovatif, mandiri demokratis, cinta damai, bersahabat, toleransi, dan senang bertanam di kebun.
  3. Substansi cerita yang disampaikan dapat berupa tulisan, suara yang disinkronkan dengan video/film yang dapat dimodifikasi dengan berbagai literatur yang melatarbelakangi budaya berkebun di Kota Tangerang.
  4. Substansi video menampilkan

- Pekarangan rumah tangga yang dimanfaatkan untuk berkebun secara keseluruhan 

- Penataan pekarangan

- Jenis komoditas

- Aktivitas panen

- Inovasi 

- Pemasaran

Ketentuan Umum

  1. Peserta adalah bapak atau ibu atau anggota rumah tangga yang berdomisili di wilayah Kota Tangerang.
  2. Memanfaatkan pekarangan rumah untuk berkebun tanaman produktif yang berada di sekitar atau merupakan bagian dari rumah tangga tempat tinggal peserta lomba (bukan lahan untuk demplot, sarana prasarana umum, fasilitas umum lainnya).
  3. Peserta wajib mendaftar dan mengunggah video melalui link: https://s.id/LVB_2023
  4. Peserta wajib mem-follow akun Instagram Dinas Ketahanan Pangan, @dkp.tangerangkota
  5. Peserta mengunggah video di Instagram (reels/video) masing-masing akun pribadi peserta dan mention @dkp.tangerangkota, serta menggunakan hashtag #dkptangerangkota, #LombaBerkebunDKP, #TangerangAyo, dan #KotaTangerang.
  6. Format vide boleh landscape atau potrait dengan minimum resolusi 720p, lebih besar lebih baik dan durasi maksimalnya 5 menit.
  7. Video lomba dibuat dengan atau tanpa latar belakang suara, bersifat umum atau netral tanpa menyinggung SARA.
OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

TANGSEL
RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

RTRW Tangsel Disahkan, DPRD Wanti-wanti Banjir dan Masalah Lingkungan Kian Mendesak

Rabu, 6 Mei 2026 | 19:35

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) resmi menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) 2026–2045

NASIONAL
Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Pakar Nilai Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Penuh Kejanggalan

Kamis, 7 Mei 2026 | 13:13

Direktur Ekonomi Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Nailul Huda menyinggung sejumlah kejanggalan di balik pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 yang mencapai 5,61 persen.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill