Connect With Us

Beredar Pesan Berantai Imbauan Radiasi Kosmik Tinggi di WhatsApp, Ini Faktanya

Fahrul Dwi Putra | Jumat, 1 Maret 2024 | 12:45

Ilustrasi radiasi kosmik (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Baru-baru ini muncul pesan berantai yang beredar di aplikasi perpesanan WhatsApp.

Dalam pesan berantai tersebut, dinarasikan imbauan agar mematikan atau menjauh dari benda-benda elektronik seperti smartphone, laptop, dan lainnya.

Menurut narasi pesan berantai, hal itu dikarenakan adanya radiasi tinggi kosmik yang melintasi bumi.

Setelah ditelusuri, rupanya pesan berantai tersebut sudah kerap disebarkan sejak 2017 silam.

Dapat dikatakan pesan berantai berisikan imbauan menghindari alat elektronik pada dini hari ialah berita bohong atau hoaks.

Melansir Kompas.com, Kabag Humas Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Jasyanto pada 27 Juli 2018 telah menegaskan bahwa narasi dalam pesan berantai itu tidaklah benar.

"Itu hoaks, tidak benar," singkatnya.

Diketahui, pesan berantai tersebut sudah menyebar beberapa kali sejak 2017, kemudian 2018, 2022, hingga kembali muncul pada Kamis, 29 Februari 2024.

Berikut narasi lengkapnya:

Malam ini antara jam 00:30pagi hingga 3.30pagi pastikan off hp, laptop dll dan jauhkn dr badan anda. TV Singapore tlh mengumumkn berita tersebut. Tlg beritahu keluarga dan sahabat2 anda. Malam ini antara jam 00:30 pagi hingga 3.30 pagi bumi kita akan menghadapi radiasi yg paling tinggi. Pancaran cahaya Cosmic akan melintasi dekat dgn bumi. Oleh itu off hp dll dan jauhkn dr badan anda sbb akn menyebabkan kita mendapat efek radiasi yg berbahaya....Boleh lihat di google dan NASA dan berita BBC. Bagikan pesan ini kpd org2 lain yg penting bagi keluarga ,Teman,Sahabat, dan juga anak istri anda. Anda blh menyelamatkan nyawa banyak orang dengan berbuat demikian...

Semoga bermanfaat

Aamiin..

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

BISNIS
PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

PT Selaras Jaya Sakti Gathering Bersama Konsumen, Perkuat Akses Cat dan Coating Anti Karat Industri di Banten

Kamis, 17 September 2026 | 16:01

PT Selaras Jaya Sakti, distributor resmi produk marine coating dan protective coating dari merek International Paint (AkzoNobel), memperkuat jaringan bisnis dan kedekatan dengan mitra industri di wilayah Banten.

SPORT
Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Ponpes Ummul Rodhiyah Juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 | 22:37

Pondok Pesantren (Ponpes) Ummul Rodhiyah berhasil keluar sebagai juara Liga Santri Wali Kota Tangerang Cup 2026, setelah mengalahkan Ponpes Al-Kamil Jatiuwung dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang digelar di Stadion Benteng Reborn

BANTEN
Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Perubahan KUA-PPAS 2026 Ditetapkan, Pendapatan dan Belanja Daerah Pemprov Banten Menyusut Ratusan Miliar

Jumat, 18 September 2026 | 20:08

Pemerintah Provinsi (Pemprov) bersama DPRD Banten menyepakati Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill