Connect With Us

Vaksinasi Ribuan Pelajar Tangsel, BIN Minta Jangan Termakan Hoaks

Rachman Deniansyah | Kamis, 12 Agustus 2021 | 15:44

Kegiatan vaksinasi guna menyegah penyebaran COVID-19. (@TangerangNews / Rachman Deniansyah)

TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi lanjutan kepada ribuan pelajar di Tangerang Selatan. Penyuntikan dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Tangsel, Kamis, 12 Agustus 2021.

Dalam kesempatan itu, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Banten Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan bahwa vaksinasi lanjutan ini merupakan upaya percepatan dalam membentuk kekebalan massal atau herd immunity, termasuk bagi para pelajar. 

"Kita melaksanakan vaksin massal yang cepat dan tepat. Salah satunya adalah kepada siswa pelajar, SMP, SMA, Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. Karena mereka adalah generasi muda yang merupakan ujung tombak untuk dijaga kesehatannya sebagai generasi penerus bangsa ke depan," Jelas Cahyono usia memimpin kegiatan vaksinasi tersebut. 

Ia meminta meski telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. 

	Kegiatan vaksinasi guna menyegah penyebaran COVID-19.

"Yang sudah divaksin tetap menjaga protokol kesehatan, 3M, 5M. Kemudian kepada yang belum melaksanakan vaksin itu supaya melaksanakan vaksin," tuturnya. 

Ia mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak takut menjalani vaksinasi.  Caranya, dengan menghindari berita-berita hoaks serta kabar yang tak jelas kebenarannya.

"Jangan dengarkan berita di medsos yang tidak benar. Karena berita itu menyesatkan. Bagi yang sudah divaksin, tidak ada yang merupakan pembunuhan massal, racun, kemudian dari babi, pemerintah tidak memberikan vaksin. Itu tidak benar," tuturnya. 

Pemerintah selalu menyalurkan dosis vaksin setiap harinya, ke seluruh daerah. Untuk hari ini pihaknya menyiapkan sebanyak vaksin 3.000.

“Mudah-mudahan bisa kita lakukan vaksin tersebut di tiga tempat. Semuanya untuk menciptakan herd immunity dengan cepat dan tepat," tandasnya.

BANDARA
1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

1,9 Kg Bahan Baku Ekstasi Disita di Bandara Soetta, Diduga Bakal Diproduksi di Pabrik

Jumat, 27 Maret 2026 | 23:03

Bea Cukai bersama Polresta Bandara Soekarno-Hatta tengah mengembangkan kasus penyelundupan 1.915 gram (1,9 Kg) bubuk MDMA yang dibawa WNA Cina inisial CJ, 39, dari Kamboja saat arus mudik Lebaran 2026.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Pemerintah Batalkan Rencana Sekolah Daring April 2026, Ini Alasannya

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:39

Pemerintah memastikan rencana kegiatan belajar mengajar secara online atau daring bagi siswa sekolah yang sempat diwacanakan mulai April 2026 resmi dibatalkan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill