Bus Penumpang Kepergok Angkut Belasan Motor Kredit di Pelabuhan Merak, Hendak Digelapkan ke Sumatera
Sabtu, 14 Februari 2026 | 20:18
Jajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
TANGERANGNEWS.com-Badan Intelijen Negara (BIN) menggelar vaksinasi lanjutan kepada ribuan pelajar di Tangerang Selatan. Penyuntikan dilakukan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 11 Kota Tangsel, Kamis, 12 Agustus 2021.
Dalam kesempatan itu, Kepala BIN Daerah (Kabinda) Banten Brigjen TNI Cahyono Cahya Angkasa mengatakan bahwa vaksinasi lanjutan ini merupakan upaya percepatan dalam membentuk kekebalan massal atau herd immunity, termasuk bagi para pelajar.
"Kita melaksanakan vaksin massal yang cepat dan tepat. Salah satunya adalah kepada siswa pelajar, SMP, SMA, Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. Karena mereka adalah generasi muda yang merupakan ujung tombak untuk dijaga kesehatannya sebagai generasi penerus bangsa ke depan," Jelas Cahyono usia memimpin kegiatan vaksinasi tersebut.
Ia meminta meski telah divaksin, masyarakat harus tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Yang sudah divaksin tetap menjaga protokol kesehatan, 3M, 5M. Kemudian kepada yang belum melaksanakan vaksin itu supaya melaksanakan vaksin," tuturnya.
Ia mewanti-wanti kepada masyarakat untuk tidak takut menjalani vaksinasi. Caranya, dengan menghindari berita-berita hoaks serta kabar yang tak jelas kebenarannya.
"Jangan dengarkan berita di medsos yang tidak benar. Karena berita itu menyesatkan. Bagi yang sudah divaksin, tidak ada yang merupakan pembunuhan massal, racun, kemudian dari babi, pemerintah tidak memberikan vaksin. Itu tidak benar," tuturnya.
Pemerintah selalu menyalurkan dosis vaksin setiap harinya, ke seluruh daerah. Untuk hari ini pihaknya menyiapkan sebanyak vaksin 3.000.
“Mudah-mudahan bisa kita lakukan vaksin tersebut di tiga tempat. Semuanya untuk menciptakan herd immunity dengan cepat dan tepat," tandasnya.
TODAY TAGJajaran Ditreskrimum Polda Banten membongkar sindikat penggelapan kendaraan bermotor kredit atau jaminan fidusia.
Nama Habib Bahar bin Smith kembali muncul dalam kasus perkara hukum. Ulama kontroversial ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di wilayah Cipondoh,
Polda Metro Jaya menjelaskan alasan di balik penangguhan penahanan Habib Bahar bin Smith, tersangka kasus penganiayaan anggota Banser di Tangerang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews